<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>adu penalti Archives - DuniaHeadline</title>
	<atom:link href="https://duniaheadline.com/tag/adu-penalti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaheadline.com/tag/adu-penalti/</link>
	<description>berita viral dan terupdate</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2026 06:32:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://duniaheadline.com/wp-content/uploads/2025/12/cropped-favicon-dunia-headline-32x32.png</url>
	<title>adu penalti Archives - DuniaHeadline</title>
	<link>https://duniaheadline.com/tag/adu-penalti/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Drama Adu Penalti, Paraguay Hentikan Langkah Jerman</title>
		<link>https://duniaheadline.com/drama-adu-penalti-paraguay-hentikan-langkah-jerman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 06:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[adu penalti]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Paraguay]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Paraguay]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://duniaheadline.com/?p=2110</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA,  Duniaheadline  – Kejutan besar terjadi di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Timnas Jerman harus mengucapkan selamat...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/drama-adu-penalti-paraguay-hentikan-langkah-jerman/">Drama Adu Penalti, Paraguay Hentikan Langkah Jerman</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="svelte-4sys19" dir="auto"><strong><span dir="auto">JAKARTA,  </span><a href="https://duniaheadline.com/"><span dir="auto">Duniaheadline</span></a></strong><span dir="auto">  –</span> Kejutan besar terjadi di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Timnas Jerman harus mengucapkan selamat tinggal kepada turnamen ini usai ditumbangkan oleh Paraguay lewat babak adu penalti yang berlangsung mencekam di Boston Stadium, Selasa (30/6). Skor akhir ditutup dengan angka 4-3 untuk keunggulan Paraguay, setelah kedua tim sama-sama tidak mampu menciptakan pemenang selama 120 menit waktu normal dan perpanjangan waktu dengan kedudukan 1-1.</p>
<h3 class="svelte-4sys19" dir="auto"><strong>Drama Adu Penalti di Boston, Paraguay Singkirkan Jerman</strong></h3>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Laga knockout memang selalu menyimpan cerita pahit bagi salah satu pihak. Paraguay yang tampil lebih tenang berhasil membuktikan ketangguhan mental mereka saat menghadapi raksasa sepak bola Eropa. Jalan menuju kemenangan tidaklah mudah bagi tim Amerika Selatan tersebut; mereka harus melewati waktu normal yang alot, dua babak <em>extra time</em>, hingga akhirnya menentukan segalanya lewat titik putih penalti. Hasil ini semakin menegaskan bahwa laga piala dunia kerap diputuskan oleh siapa yang lebih pantang menyerah di momen-momen krusial.</p>
<h3 class="svelte-4sys19" dir="auto"><strong>Gol Disundul VAR dan Tegangnya Waktu Tambahan</strong></h3>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi dan strategi yang terus berubah. Paraguay mendapat pukulan di menit ke-57 saat Encisio mengalami cedera dan terpaksa digantikan oleh Mauricio. Menyikapi situasi itu, Jerman merespons dengan menyegarkan lini serang mereka—Deniz Udav ditarik keluar untuk memberikan ruang bagi kreativitas Jamal Musiala.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Momen paling menentukan di waktu normal sebenarnya datang di menit ke-102 babak <em>extra time</em>. Jonathan Tah sepertinya menjadi pahlawan bagi Jerman usai menjebol gawang dengan sundulan mematikan dari umpan sepak sudut. Namun, euforia Der Panzer langsung dibuyarkan. Wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut setelah melihat tayangan ulang VAR, yang jelas menunjukkan adanya pelanggaran oleh Waldemar Anton terhadap kiper Paraguay sebelum bola masuk. Kedudukan 1-1 pun tetap bertahan hingga peluit akhir.</p>
<h3 class="svelte-4sys19" dir="auto"><strong>Tunggul Langkah: Kegagalan Tah dan Ketepatan Canale</strong></h3>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Tensi mencapai puncaknya saat laga dipaksakan berakhir lewat adu penalti. Neraka bagi kedua kiper berlangsung sangat ketat; hingga eksekutor kelima, kedua kubu sama-sama kehilangan dua pemain andalan mereka. Sisi Jerman gagal mengeksekusi tugas melalui Kai Havertz dan Nick Woltemade. Sementara itu, Paraguay juga menyia-nyiakan dua kesempatan lewat Antonio Sanabria dan Fabián Balbuena, membuat papan skor adu penalti menunjukkan angka imbang 3-3.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Momen penentu ada pada penendang keenam. Jonathan Tah, yang sebelumnya gagal memvalidasi golnya di <em>extra time</em>, kembali mendapat momen untuk menebus kesalahan. Sayang, tekanan membuat sepakannya justru melambung tinggi ke atas gawang. Sebaliknya, Jose Canale yang maju sebagai eksekutor penentu bagi Paraguay menunjukkan ketenangan kelas kakap. Sepakannya yang mantap sukses membobol gawang, memastikan kemenangan 4-3 dan meloloskan Paraguay ke babak selanjutnya.</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/drama-adu-penalti-paraguay-hentikan-langkah-jerman/">Drama Adu Penalti, Paraguay Hentikan Langkah Jerman</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Indonesia vs Iran Imbang 5-5, Drama Lanjut ke Adu Penalti</title>
		<link>https://duniaheadline.com/hasil-indonesia-vs-iran-imbang-5-5-drama-lanjut-ke-adu-penalti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 15:07:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[adu penalti]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pertandingan]]></category>
		<category><![CDATA[highlight sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia vs Iran]]></category>
		<category><![CDATA[laga uji coba]]></category>
		<category><![CDATA[pertandingan dramatis]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola asia]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola internasional]]></category>
		<category><![CDATA[skor 5-5]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.duniaheadline.com/?p=1355</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia headline &#8211; Timnas Futsal Indonesia harus melanjutkan perjuangan ke extra time setelah bermain imbang 4-4...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/hasil-indonesia-vs-iran-imbang-5-5-drama-lanjut-ke-adu-penalti/">Hasil Indonesia vs Iran Imbang 5-5, Drama Lanjut ke Adu Penalti</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.duniaheadline.com/">Dunia headline</a> &#8211; Timnas Futsal Indonesia harus melanjutkan perjuangan ke extra time setelah bermain imbang 4-4 melawan Iran pada waktu normal final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).</p>
<p>Duel sengit berlangsung hingga menit akhir setelah kedua tim saling berbalas gol pada babak kedua.</p>
<p>Indonesia sempat mempertahankan keunggulan, namun gol <a href="https://nikslots.forum/">power play Iran</a> memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.<br />
<img fetchpriority="high" decoding="async" class="" src="https://media.kompas.tv/library/image/content_article/article_img/20260207140414.webp" alt="hasil-indonesia-vs-iran-4-4-final-afc-futsal-asian-cup-2026-berlanjut-ke-extra-time" width="1248" height="703" /><a class="ab-item" role="menuitem" href="https://www.duniaheadline.com/" aria-expanded="true">DuniaHeadline</a></p>
<h3><strong>HASIL INDONESIA VS IRAN </strong></h3>
<h2><strong>WIN</strong> : IRAN<br />
<strong>PERTANDINGAN</strong> : 5 &#8211; 5<br />
<strong>PENALTI</strong> : IRAN ( 5 ) &#8211; INDONESIA ( 4 )<br />
<img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1356" src="https://www.duniaheadline.com/wp-content/uploads/2026/02/photo_2026-02-07_20-25-18.jpg" alt="" width="282" height="93" /><br />
<img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1357" src="https://www.duniaheadline.com/wp-content/uploads/2026/02/photo_2026-02-07_20-26-53.jpg" alt="" width="281" height="94" /></h2>
<h2><strong>Jalannya Pertandingan</strong></h2>
<p>Indonesia membuka peluang pertama pada menit ketiga. Namun, tembakan pemain Garuda masih mampu ditepis kiper Iran, Bagher Mohammadi.</p>
<p>Tak lama berselang, Iran justru berhasil mencuri keunggulan. Hosein Tayebi mencetak gol pada menit ke-3 melalui tembakan kaki kiri setelah menerima bola dari situasi kick-in.</p>
<p>Ahmad Habiebie tak mampu membendung sepakan tersebut, dan Iran memimpin 1-0.</p>
<p>Tertinggal tidak membuat Indonesia goyah. Skuad asuhan Hector Souto langsung merespons lewat permainan menyerang.</p>
<p>Hasilnya terlihat pada menit ke-7 ketika Reza Gunawan sukses menyamakan kedudukan.</p>
<p>Ia memanfaatkan umpan terobosan dari belakang sebelum menaklukkan penjaga gawang Iran untuk mengubah skor menjadi 1-1.</p>
<p>Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada tuan rumah.<br />
<img loading="lazy" decoding="async" class="" src="https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/0x0/webp/photo/p2/224/2026/02/07/IMG_2023-493444108-1-3981925196.jpeg" alt="Pemain timnas futsal Indonesia." width="1249" height="735" /></p>
<p>Hanya satu menit setelah gol penyeimbang, Indonesia berbalik unggul.</p>
<p>Israr Megantara mencetak gol pada menit ke-8 setelah menerima lemparan jauh dari Habiebie dan menyelesaikan peluang di area penalti.</p>
<p>Israr kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Iran semenit kemudian.</p>
<p>Dengan skema serupa — lemparan panjang dan situasi satu lawan satu — ia mencetak gol keduanya pada menit ke-9 untuk membawa Indonesia menjauh 3-1.</p>
<p>Gol beruntun tersebut membuat Indonesia Arena bergemuruh oleh sorak-sorai suporter yang memberikan energi tambahan bagi tim tuan rumah.</p>
<p>Tertinggal dua gol, Iran mencoba bermain lebih agresif. Namun, pertahanan solid Indonesia mampu meredam tekanan hingga pertengahan babak pertama.</p>
<p>Indonesia bahkan hampir memperlebar keunggulan melalui serangan balik pada menit ke-14.</p>
<p>Firman Adriansyah melepaskan tembakan mendatar yang sempat diblok Mohammadi, tetapi bola liar hanya membentur tiang kiri gawang.</p>
<p>Laga semakin panas memasuki menit ke-16. Iran sempat mencetak gol lewat Saeid Ahmad Abbasi, tetapi wasit menganulirnya setelah tinjauan VAR menunjukkan bola telah lebih dulu keluar lapangan sebelum proses gol.</p>
<p>Pada menit yang sama, Iran mendapatkan penalti jauh setelah Indonesia melakukan enam pelanggaran.</p>
<p>Namun Ahmad Habiebie tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi Salar Aghapour.</p>
<p>Penyelamatan tersebut menjadi momen krusial untuk menjaga keunggulan Indonesia.</p>
<p>Memasuki empat menit terakhir, Hector Souto mengambil timeout guna menurunkan tekanan yang mulai diberikan Iran.</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/hasil-indonesia-vs-iran-imbang-5-5-drama-lanjut-ke-adu-penalti/">Hasil Indonesia vs Iran Imbang 5-5, Drama Lanjut ke Adu Penalti</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
