<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bos Sritex Archives - DuniaHeadline</title>
	<atom:link href="https://duniaheadline.com/tag/bos-sritex/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaheadline.com/tag/bos-sritex/</link>
	<description>berita viral dan terupdate</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jan 2026 00:35:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://duniaheadline.com/wp-content/uploads/2025/12/cropped-favicon-dunia-headline-32x32.png</url>
	<title>bos Sritex Archives - DuniaHeadline</title>
	<link>https://duniaheadline.com/tag/bos-sritex/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Bos Sritex Tak Terima Didakwa Rugikan Negara Rp1,35 Triliun</title>
		<link>https://duniaheadline.com/dua-bos-sritex-tak-terima-didakwa-rugikan-negara-rp135-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 00:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Political]]></category>
		<category><![CDATA[bos Sritex]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kasus Sritex]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian negara]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi korporasi]]></category>
		<category><![CDATA[sidang pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[Sritex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.duniaheadline.com/?p=1001</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, DUNIAHEADLINE — Dua bersaudara bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/dua-bos-sritex-tak-terima-didakwa-rugikan-negara-rp135-triliun/">Dua Bos Sritex Tak Terima Didakwa Rugikan Negara Rp1,35 Triliun</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="105" data-end="334"><strong data-start="105" data-end="131"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jakarta, DUNIAHEADLINE</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Dua bersaudara bos PT Sritex, </span></span><strong data-start="164" data-end="190"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Iwan Setiawan Lukminto</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan </span></span><strong data-start="195" data-end="222"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Iwan Kurniawan Lukminto</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , mengajukan permohonan dakwaan merugikan negara sebesar Rp1,35 triliun dalam kasus dugaan korupsi fasilitas kredit.</span></span></p>
<p data-start="336" data-end="528"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dakwaan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) </span></span><strong data-start="394" data-end="411"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fajar Santoso</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor Semarang, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, pada 22 Desember 2025.</span></span></p>
<p data-start="530" data-end="661"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Keduanya didakwa melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan sepuluh tuduhan lain yang disidangkan secara terpisah.</span></span></p>
<blockquote data-start="663" data-end="829">
<p data-start="665" data-end="829"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Perbuatan untuk merugikan merugikan negara atau perekonomian negara sebesar Rp1,35 triliun,” kata Jaksa Fajar di Pengadilan Tipikor, mengutip detikcom, Selasa (6/1).</span></span></p>
</blockquote>
<hr data-start="831" data-end="834" />
<h2 data-start="836" data-end="879"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jaksa Ungkap Modus Penyalahgunaan Kredit</span></span></h2>
<p data-start="881" data-end="1100"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jaksa menjelaskan, nilai kerugian negara tersebut berasal dari fasilitas kredit modal kerja sejumlah bank pelat merah. Kesimpulan itu berdasarkan laporan audit investigatif </span></span><strong data-start="1065" data-end="1099"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> .</span></span></p>
<p data-start="1102" data-end="1322"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kasus bermula dari pengajuan kredit modal kerja PT Sritex sejak 2019 hingga 2020. Kedua terdakwa disebut memiliki peran strategis dalam mentransfer serta membelanjakan dana yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.</span></span></p>
<p data-start="1324" data-end="1509"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk mendapatkan fasilitas kredit, para terdakwa diduga diperintahkan menyusun laporan keuangan yang direkayasa agar PT Sritex terlihat sehat dan layak memperoleh modal kerja kredit.</span></span></p>
<p data-start="1511" data-end="1658"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rekayasa tersebut menghasilkan hasil. PT Sritex disebut berhasil mencairkan dana ratusan miliar rupiah dari masing-masing bank tanpa dana yang sah.</span></span></p>
<p data-start="1660" data-end="1830"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, dana hasil pencairan tidak digunakan sesuai peruntukannya. Dana justru dipakai untuk membayar </span></span><strong data-start="1761" data-end="1787"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">medium term note (MTN)</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> tahap I tahun 2017 yang telah jatuh tempo.</span></span></p>
<blockquote data-start="1832" data-end="2026">
<p data-start="1834" data-end="2026"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terdakwa menggunakan dana hasil pencairan untuk peruntukan yang tidak sesuai dengan ketentuan, yaitu menggunakan untuk medium term note tahap I tahun 2017 yang sudah jatuh tempo,” ujar jaksa.</span></span></p>
</blockquote>
<p data-start="2028" data-end="2368"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, Iwan Setiawan juga disebut mengakali kewajiban pembayaran utang melalui mekanisme hukum. Bersama jajaran arah, ia diduga sengaja mengajukan </span></span><strong data-start="2183" data-end="2230"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> serta berbagai gugatan perdata guna membatalkan pembayaran kepada kreditur, hingga PT Sritex akhirnya dinyatakan pailit pada 21 Oktober 2024.</span></span></p>
<hr data-start="2370" data-end="2373" />
<h2 data-start="2375" data-end="2415"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Terdakwa Nilai Dakwaan Jaksa Prematur</span></span></h2>
<p data-start="2417" data-end="2620"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam konferensi tersebut, </span></span><strong data-start="2436" data-end="2462"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Iwan Setiawan Lukminto</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> menyampaikan nota keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan JPU. Ia menilai dakwaan tersebut prematur karena belum didukungnya penetapan kerugian negara yang sah.</span></span></p>
<p data-start="2622" data-end="2871"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, dakwaan setebal 306 halaman menyebut kerugian negara berasal dari kredit PT Sritex sebesar Rp1,3 triliun, dengan rincian bank pelat merah di Jawa Tengah Rp502 miliar, bank di Jawa Barat Rp671 miliar, dan bank di DKI Jakarta Rp100 miliar.</span></span></p>
<p data-start="2873" data-end="2948"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, ia menegaskan PT Sritex sempat memenuhi kewajiban pembayaran kredit.</span></span></p>
<blockquote data-start="2950" data-end="3137">
<p data-start="2952" data-end="3137"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Sritex telah memenuhi kewajiban sebagaimana yang disepakati dalam perjanjian kredit dengan fasilitas SCF, di mana plafon awal kreditnya sebesar Rp175 miliar dan Rp250 miliar,” ujarnya.</span></span></p>
</blockquote>
<p data-start="3139" data-end="3344"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyebut PT Sritex telah melunasi 53 invoice senilai lebih dari Rp1,3 triliun kepada bank pelat merah di Jawa Tengah sebelum mengalami kesulitan pembayaran sejak Maret 2021 akibat pandemi COVID-19.</span></span></p>
<p data-start="3346" data-end="3508"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Iwan mengisyaratkan dampak kebijakan mobilitas, keterbatasan pasokan bahan baku akibat lockdown, serta penurunan pasar ekspor akibat perang Rusia-Ukraina.</span></span></p>
<p data-start="3510" data-end="3668"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, kondisi tersebut membuat perusahaan hanya mampu bertahan hingga Maret 2021, dengan fokus pada pembayaran gaji karyawan dan operasional perusahaan.</span></span></p>
<p data-start="3670" data-end="3807"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menegaskan PT Sritex telah melalui proses PKPU dan homologasi yang dikuatkan Putusan Pengadilan Niaga Semarang pada Januari 2022.</span></span></p>
<p data-start="3809" data-end="3990"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, terdakwa menilai penetapan kerugian negara oleh jaksa bertentangan dengan </span></span><strong data-start="3895" data-end="3950"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perbendaharaan Negara</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> serta putusan Mahkamah Konstitusi (MK).</span></span></p>
<blockquote data-start="3992" data-end="4155">
<p data-start="3994" data-end="4155"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dakwaan peminjaman umum yang telah menetapkan nilai kerugian negara sebesar Rp1,3 triliun telah prematur, karena belum terdapat keputusan dari kurator,” tegasnya.</span></span></p>
</blockquote>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/dua-bos-sritex-tak-terima-didakwa-rugikan-negara-rp135-triliun/">Dua Bos Sritex Tak Terima Didakwa Rugikan Negara Rp1,35 Triliun</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
