<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>politik daerah Archives - DuniaHeadline</title>
	<atom:link href="https://duniaheadline.com/tag/politik-daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaheadline.com/tag/politik-daerah/</link>
	<description>berita viral dan terupdate</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jan 2026 20:23:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://duniaheadline.com/wp-content/uploads/2025/12/cropped-favicon-dunia-headline-32x32.png</url>
	<title>politik daerah Archives - DuniaHeadline</title>
	<link>https://duniaheadline.com/tag/politik-daerah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anggota DPRD Pelalawan Tersangka Ijazah Palsu, Polisi Dalami Kepemilikan Dokumen</title>
		<link>https://duniaheadline.com/anggota-dprd-pelalawan-tersangka-ijazah-palsu-polisi-dalami-kepemilikan-dokumen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 20:23:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Political]]></category>
		<category><![CDATA[berita hukum]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Pelalawan]]></category>
		<category><![CDATA[ijazah palsu]]></category>
		<category><![CDATA[kasus dokumen palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Pelalawan]]></category>
		<category><![CDATA[penyelidikan polisi]]></category>
		<category><![CDATA[politik daerah]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka ijazah palsu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.duniaheadline.com/?p=1274</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, (DUNIAHEADLINE)  – Pelalawan, Riau – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/anggota-dprd-pelalawan-tersangka-ijazah-palsu-polisi-dalami-kepemilikan-dokumen/">Anggota DPRD Pelalawan Tersangka Ijazah Palsu, Polisi Dalami Kepemilikan Dokumen</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, (<a href="https://www.duniaheadline.com/">DUNIAHEADLINE</a>) </strong> – Pelalawan, Riau – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan dari Fraksi Golkar, Sunardi, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Penetapan tersangka ini dilakukan pada 26 Januari 2026.</p>
<h2 class="wp-block-heading"><a href="https://t.me/DuniaHeadline">Pemeriksaan Sunardi sebagai Tersangka</a></h2>
<p>Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, menjelaskan bahwa Sunardi diperiksa hari ini, Sabtu (31/1/2026), setelah statusnya dinaikkan menjadi tersangka. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendalami lebih lanjut terkait dugaan ijazah Paket C palsu yang digunakannya.</p>
<p>“Penetapan tersangka sejak 26 Januari lalu. Hari ini beliau hadir untuk diperiksa sebagai tersangka,” ujar John kepada wartawan, seperti dilansir dari detikSumut.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Ijazah Milik Orang Lain Digunakan untuk Kepentingan Pribadi</h2>
<p>Menurut keterangan Kapolres, ijazah Paket C yang digunakan oleh Sunardi ternyata merupakan milik orang lain. Dokumen tersebut diduga dipakai untuk kepentingan pribadi hingga akhirnya membawanya menduduki kursi anggota DPRD Pelalawan.</p>
<p>“Ini terkait ijazah palsu, jadi ijazah paket C yang dia gunakan milik orang lain. Untuk sementara ini tidak ditahan karena pekan depan dipanggil lagi,” <a href="https://nikslots.net/">jelas John</a>.</p>
<p>Pihak kepolisian berencana akan kembali memanggil Sunardi pada pekan depan untuk melanjutkan pemeriksaan dan menggali lebih dalam mengenai kronologi serta motif penggunaan ijazah tersebut.</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/anggota-dprd-pelalawan-tersangka-ijazah-palsu-polisi-dalami-kepemilikan-dokumen/">Anggota DPRD Pelalawan Tersangka Ijazah Palsu, Polisi Dalami Kepemilikan Dokumen</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bobby Klarifikasi Isu Pemotongan Anggaran Bencana Sumut</title>
		<link>https://duniaheadline.com/bobby-klarifikasi-isu-pemotongan-anggaran-bencana-sumut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 02:33:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Political]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran bencana Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[pemotongan anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[politik daerah]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBD 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi dana bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.duniaheadline.com/?p=749</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, Dunia headline &#8211; Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menanggapi kabar pemotongan anggaran bencana 2025 yang...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/bobby-klarifikasi-isu-pemotongan-anggaran-bencana-sumut/">Bobby Klarifikasi Isu Pemotongan Anggaran Bencana Sumut</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">MEDAN, </span></span><a href="https://www.duniaheadline.com/"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Dunia headline &#8211;</span></span></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"> Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menanggapi kabar pemotongan anggaran bencana 2025 yang disebut turun dari Rp 843 miliar menjadi Rp 98 miliar melalui RAPBD. <strong data-start="285" data-end="294">Namun</strong>, ia menegaskan bahwa anggaran yang disahkan bersama DPRD <strong data-start="352" data-end="366">sebenarnya</strong> sebesar Rp 123 miliar, <strong data-start="390" data-end="397">dan</strong> menekankan bahwa angka awal Rp 800 miliar <strong data-start="440" data-end="462">bukan berasal dari</strong> RAPBD resmi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Dia lalu menyampaikan bahwa memang ada efisiensi anggaran bencana di Sumut tahun 2025.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Kebijakan itu diambil karena </span></span><a href="https://t.me/DuniaHeadline"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Pemprov Sumut</span></span></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"> mengikuti kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Namun, Bobby tidak menghemat berapa dana yang dipangkas. &#8220;Sesuai dengan Inpres 1 Tahun 2025 kan kita ada efisiensi, kita disuruh efisiensi, kita efisiensi kan. Nah pertanyaannya efisiensi uangnya ditaruh di mana, kan enggak mungkin enggak kita bisatumkan,&#8221; ujar Bobby.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa anggaran yang diefisiensi dari berbagai sektor dipindahkan ke belanja tak terduga (BTT) yang juga digunakan untuk pembayaran bonus Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) tahun 2024 lalu. “Diletakkan uangnya di BTT, tapi sebelumnya kita lihat dulu ya, BTT yang dianggarkan dari awal itu sudah digunakan untuk PON, pembayaran atlet yang saat itu tidak semua dialokasikan, baik bonus atlet PON maupun Peparnas,” tuturnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Kemudian, katanya, ada BTT yang digunakan untuk perbaikan infrastruktur di Nias Barat, yang sebelumnya juga tidak dialokasikan di APBD. Lalu untuk Nias Barat, yang jembatannya terputus itu menggunakan BTT juga, karena tidak dianggarkan sebelumnya, jadi Rp 800 miliar itu kalau mau dilihat dari R-APBD silakan buka, berapa angkanya itu saya rasa, kata Bobby.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/bobby-klarifikasi-isu-pemotongan-anggaran-bencana-sumut/">Bobby Klarifikasi Isu Pemotongan Anggaran Bencana Sumut</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
