<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Vulkanologi Archives - DuniaHeadline</title>
	<atom:link href="https://duniaheadline.com/tag/vulkanologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaheadline.com/tag/vulkanologi/</link>
	<description>berita viral dan terupdate</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Dec 2025 12:48:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://duniaheadline.com/wp-content/uploads/2025/12/cropped-favicon-dunia-headline-32x32.png</url>
	<title>Vulkanologi Archives - DuniaHeadline</title>
	<link>https://duniaheadline.com/tag/vulkanologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan</title>
		<link>https://duniaheadline.com/semeru-erupsi-lagi-warga-diminta-jauhi-besuk-kobokan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 12:48:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[Collection]]></category>
		<category><![CDATA[Besuk Kobokan]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Vulkanologi]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Diimbau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.duniaheadline.com/?p=904</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diimbau Menjauh dari Wilayah Besuk Kobokan Gunung Semeru di perbatasan...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/semeru-erupsi-lagi-warga-diminta-jauhi-besuk-kobokan/">Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Viewweb__StyledView-sc-b0snvl-0 cGFKXy  mt0 mb0 mlauto mrauto" data-key="694e7d11de3454000ac08483-1766751505883846341-semeru-kembali-erupsi-warga-diimbau-menjauh-dari-wilayah-besuk-kobokan-26Vjv1RigsP-24-5">
<div class="Viewweb__StyledView-sc-b0snvl-0 dUwhmB track_paragraph mt15 mb15" data-key="694e7d11de3454000ac08483-1766751505883846341-semeru-kembali-erupsi-warga-diimbau-menjauh-dari-wilayah-besuk-kobokan-26Vjv1RigsP-24-5">
<div class="TextBoxweb__StyledTextBox-sc-1noultz-0 fCKcsc">
<p data-start="72" data-end="156"><strong data-start="72" data-end="154"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><a href="https://www.duniaheadline.com/">Gunung Semeru</a> Kembali Erupsi, Warga Diimbau Menjauh dari Wilayah Besuk Kobokan</span></span></strong></p>
<p data-start="158" data-end="320"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meletus pada Jumat (26/12). Teranyar, erupsi terjadi pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.</span></span></p>
<p data-start="322" data-end="745"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">26 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 mm, dan lama gempa 63-108 detik; 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 1-2 mm dan lama gempa 38-40 detik; 9 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-7 mm, dan lama gempa 35-62 detik; 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm, SP 13 detik dan lama gempa 48 detik,” ujar petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam keterangannya, Jumat (26/12).</span></span></p>
<p data-start="747" data-end="1003"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Belum diketahui ketinggian letusan letusan di puncak Gunung Semeru. </span></span><br data-start="823" data-end="826" /><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terekam gempa letusan, namun secara visual letusan tinggi dan warna abu tidak teramati. Terjadi guguran, namun secara visual, jarak dan arah guguran tidak teramati,” ucapnya.</span></span></p>
<p data-start="1005" data-end="1050"><a href="https://nikslots.xyz/"><strong data-start="1005" data-end="1048"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Imbauan Keselamatan untuk Warga Sekitar</span></span></strong></a></p>
<p data-start="1052" data-end="1443"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, Lumajang, sejauh 13 km dari puncak. </span></span><br data-start="1187" data-end="1190" /><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sepadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi memperluas daratan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” katanya.</span></span></p>
<p data-start="1445" data-end="1884"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lalu, lanjut dia, tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu. </span></span><br data-start="1571" data-end="1574" /><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” kata dia.</span></span></p>
</div>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/semeru-erupsi-lagi-warga-diminta-jauhi-besuk-kobokan/">Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
