Menu

Dark Mode
Satbrimob Polda Sultra Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kendari Patroli Gabungan Aparat Keamanan Jaga Kondusivitas Nabire Veda Ega Pratama Masuk Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Prabowo Tinjau Kawasan Perbatasan di Pulau Miangas Mutasi Besar Polri Mei 2026, 9 Kapolda dan PJU Mabes Diganti Kata-kata Vincent Kompany Usai Hasil Bayern Muenchen Vs PSG 1-1 (5-6 agg)

Sport

Kata-kata Vincent Kompany Usai Hasil Bayern Muenchen Vs PSG 1-1 (5-6 agg)

badge-check


Bayern Muenchen gagal ke final Liga Champions setelah disingkirkan PSG. Vincent Kompany pun menyoroti sejumlah keputusan kontroversial wasit. ⚽🔥 Perbesar

Bayern Muenchen gagal ke final Liga Champions setelah disingkirkan PSG. Vincent Kompany pun menyoroti sejumlah keputusan kontroversial wasit. ⚽🔥

JAKARTA DUNIAHEADLINE ) – Pelatih Vincent Kompany angkat bicara usai Bayern Munich bermain imbang melawan Paris Saint-Germain dalam lanjutan semifinal UEFA Champions League 2025-2026.

Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern Muenchen vs PSG digelar di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026). Duel tersebut berakhir imbang 1-1 sehingga Bayern kalah agregat 5-6.

Hasil itu membuat PSG berhak melaju ke final Liga Champions 2025-2026 untuk menghadapi Arsenal F.C.. The Gunners memastikan tiket final usai menang agregat 2-1 atas Atlético Madrid.

Laga final PSG vs Arsenal akan digelar di Puskás Aréna pada Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Menurut data Fotmob, PSG menjadi tim paling produktif di Liga Champions musim ini dengan torehan 43 gol. Sementara Bayern baru menelan satu kekalahan dari 29 laga kandang terakhir mereka di kompetisi tersebut.

Kompany Nilai Bayern Sudah Bermain Baik

Selepas pertandingan, Vincent Kompany menolak anggapan bahwa timnya tampil tanpa perlawanan berarti. Ia menilai strategi penguasaan bola Bayern sempat membuat PSG kesulitan mengembangkan permainan.

“Saya tidak setuju. Banyak hal yang dilakukan PSG dengan sangat baik adalah pressing dan ruang serang yang diciptakan para penyerang,” katanya dikutip dari BBC Sport, Kamis (7/5/2026).

Kompany menyebut Bayern beberapa kali berhasil masuk ke area berbahaya, namun gagal memaksimalkan peluang akibat solidnya pertahanan PSG.

“Saya rasa bagian dari rencana permainan mereka tidak dapat dieksekusi dengan baik karena kami bermain bagus dalam penguasaan bola,” ungkap Kompany.

“Kami berada di banyak posisi berbahaya, tetapi tepat pada saat kami akan melakukan umpan silang atau memainkan bola terakhir, PSG bertahan dengan sangat baik.”

“Butuh waktu lama bagi kami. Skor menjadi 1-1. Tentu saja, kita harus menyebutkan keputusan-keputusan yang diambil,” lanjutnya.

Soroti Keputusan Wasit dan Insiden Handball

Wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, dikelilingi para pemain Bayern Muenchen pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara FC Bayern Muenchen dan Paris Saint-Germain (PSG) di Munich, Jerman selatan pada 6 Mei 2026

Jalannya pertandingan juga diwarnai kontroversi kepemimpinan wasit João Pedro Pinheiro. Kompany menyoroti beberapa keputusan penting, termasuk insiden handball yang melibatkan João Neves.

Meski demikian, pelatih berusia 40 tahun itu tetap memberikan penghormatan kepada PSG atas keberhasilan mereka lolos ke final.

“Jika kami memenangkan pertandingan ini, pertanyaannya adalah PSG tidak melakukan semua yang biasanya mereka lakukan,” tegas Kompany.

“Ada beberapa keputusan yang tidak kami sukai. Tapi kami sangat menghormati PSG dan mengucapkan selamat.”

Kompany juga menyinggung insiden handball yang melibatkan Konrad Laimer. Ia mengaku tidak melihat bukti visual yang cukup jelas.

“Sebagai sebuah tim, Anda selalu harus bertanggung jawab, baik menang maupun kalah. Kami memiliki pendapat yang sangat berbeda tentang keputusan handball,” ujarnya.

“Kartu merah, tampaknya Konrad Laimer dianggap menyentuh bola dengan tangannya, tetapi saya tidak melihat gambar yang menunjukkannya.”

“Mungkin ada, tetapi saya tidak melihatnya. Jika Anda melihat tim yang jelas lebih baik, Anda memiliki penglihatan yang lebih tajam daripada saya.”

“Saya melihat dua tim yang seimbang berjuang sekeras mungkin. Keputusan wasit ini tidak dapat menentukan hasilnya,” tutup Kompany.

Read More

Veda Ega Pratama Masuk Lima Besar Klasemen Moto3 2026

10 May 2026 - 17:51 WIB

Veda Ega Pratama saat memacu motor di ajang Moto3 2026.

Cristian Chivu Dapat Pujian dari Marotta Setelah Inter Juara

4 May 2026 - 11:17 WIB

Cristian Chivu mendapat pujian dari Beppe Marotta setelah Inter Milan sukses meraih gelar juara musim ini.

Prediksi PSG vs Bayern Munchen di Liga Champions: Duel Panas Semifinal

28 April 2026 - 13:40 WIB

pertandingan PSG vs Bayern Munich Liga Champions

Tanpa Indonesia, Ini 4 Tim yang Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026

20 April 2026 - 10:51 WIB

tim semifinal AFF U17 2026 tanpa Indonesia

PSG Tumbang 1-2 dari Lyon, Selisih dengan Lens Tinggal Satu Poin

20 April 2026 - 10:42 WIB

PSG kalah dari Lyon dalam laga Ligue 1
Trending on Sport