Menu

Dark Mode
Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.614 Polemik Cerdas Cermat MPR Berujung Pertemuan dengan Wapres Jaksa Tuntut Uang Pengganti Rp 5,68 Triliun dalam Kasus Nadiem Roy Suryo Minta Kasus Dihentikan, Polda Metro Buka Suara Satbrimob Polda Sultra Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kendari Patroli Gabungan Aparat Keamanan Jaga Kondusivitas Nabire

Sport

Cristian Chivu Dapat Pujian dari Marotta Setelah Inter Juara

badge-check


Caption:
Beppe Marotta menilai Cristian Chivu memiliki kontribusi besar dalam keberhasilan Inter Milan menjadi juara musim ini. Perbesar

Caption: Beppe Marotta menilai Cristian Chivu memiliki kontribusi besar dalam keberhasilan Inter Milan menjadi juara musim ini.

MILAN, (DUNIAHEADLINE) – Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, merayakan gelar Scudetto pertamanya sejak menjabat sebagai pimpinan klub Nerazzurri.

Marotta juga memberikan pujian kepada Cristian Chivu atas kontribusi dan dedikasinya dalam membantu perkembangan tim sepanjang musim.

Marotta mengakui pencapaian ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ia juga memberikan kredit khusus kepada para pendahulunya seperti Pellegrini, Moratti, hingga keluarga Zhang yang telah memberikan inspirasi dan suasana kerja yang tenang bagi manajemen.

“Jujur saja, saya tidak pernah bermimpi menang sebagai Presiden Inter. Ini sesuatu yang luar biasa,” ujar Marotta kepada DAZN Italia. “Namun, Scudetto ini adalah milik Chivu dan tim.”

Keputusan Berani Menunjuk Chivu

Inter Milan sempat berada di titik nadir setelah mengakhiri musim lalu tanpa gelar dan ditinggal oleh Simone Inzaghi. Di tengah keraguan, manajemen mengambil langkah mengejutkan dengan menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih utama, meski ia minim pengalaman di level senior.

Marotta mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil hanya satu hari setelah Inzaghi resmi hengkang. “Itu adalah pilihan yang berani, tetapi juga dipertimbangkan dengan matang. Chivu memiliki kurikulum sebagai pemain yang memenangi Treble di sini, menjadi kapten Ajax di usia 21 tahun, sukses di tim muda Inter, dan membawa Parma bertahan di Serie A,” jelasnya.

Marotta menegaskan bahwa pihak klub selalu mendukung Chivu untuk menutupi celah pengalamannya. Hasilnya, Chivu membawa Inter juara liga dengan dominan dan berpeluang meraih Double di final Coppa Italia melawan Lazio, 13 Mei mendatang. “Dia bisa dan harus bertahan di Inter untuk bertahun-tahun ke depan, karena dia memiliki kualitas yang hebat,” tegas Marotta.

Budaya Organisasi yang Solid

Inter bukannya tanpa hambatan musim ini. Mereka sempat tersingkir dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt dan kesulitan dalam beberapa laga besar. Namun, Marotta menolak untuk bersikap impulsif dengan menyalahkan pelatih.

“Saya tidak pernah memecat pelatih di tengah musim karena pelatih adalah komponen fundamental yang harus dibantu. Sering kali orang membuat keputusan instan dan pelatih menjadi korbannya, tetapi itu bukan budaya kami,” tambahnya.

Menatap musim depan, Marotta menyatakan telah memiliki ide yang jelas mengenai bursa transfer. Fokus utama Inter adalah mempertahankan inti skuad pemain Italia dan mencari talenta lokal terbaik di pasar. Terkait masa depan Alessandro Bastoni yang kerap dikaitkan dengan klub besar Eropa, Marotta menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemain muda dan pemain berpengalaman untuk menjaga budaya juara di dalam tim. (Football-Italia/Z-2)

Read More

Veda Ega Pratama Masuk Lima Besar Klasemen Moto3 2026

10 May 2026 - 17:51 WIB

Veda Ega Pratama saat memacu motor di ajang Moto3 2026.

Kata-kata Vincent Kompany Usai Hasil Bayern Muenchen Vs PSG 1-1 (5-6 agg)

7 May 2026 - 11:38 WIB

Prediksi PSG vs Bayern Munchen di Liga Champions: Duel Panas Semifinal

28 April 2026 - 13:40 WIB

pertandingan PSG vs Bayern Munich Liga Champions

Tanpa Indonesia, Ini 4 Tim yang Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026

20 April 2026 - 10:51 WIB

tim semifinal AFF U17 2026 tanpa Indonesia

PSG Tumbang 1-2 dari Lyon, Selisih dengan Lens Tinggal Satu Poin

20 April 2026 - 10:42 WIB

PSG kalah dari Lyon dalam laga Ligue 1
Trending on Sport