Menu

Otomatis
Breaking News

Sport

Cristian Chivu Dapat Pujian dari Marotta Setelah Inter Juara

badge-check

Caption:
Beppe Marotta menilai Cristian Chivu memiliki kontribusi besar dalam keberhasilan Inter Milan menjadi juara musim ini. Perbesar

Caption: Beppe Marotta menilai Cristian Chivu memiliki kontribusi besar dalam keberhasilan Inter Milan menjadi juara musim ini.

MILAN, (DUNIAHEADLINE) – Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, merayakan gelar Scudetto pertamanya sejak menjabat sebagai pimpinan klub Nerazzurri.

Marotta juga memberikan pujian kepada Cristian Chivu atas kontribusi dan dedikasinya dalam membantu perkembangan tim sepanjang musim.

Marotta mengakui pencapaian ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ia juga memberikan kredit khusus kepada para pendahulunya seperti Pellegrini, Moratti, hingga keluarga Zhang yang telah memberikan inspirasi dan suasana kerja yang tenang bagi manajemen.

“Jujur saja, saya tidak pernah bermimpi menang sebagai Presiden Inter. Ini sesuatu yang luar biasa,” ujar Marotta kepada DAZN Italia. “Namun, Scudetto ini adalah milik Chivu dan tim.”

Keputusan Berani Menunjuk Chivu

Inter Milan sempat berada di titik nadir setelah mengakhiri musim lalu tanpa gelar dan ditinggal oleh Simone Inzaghi. Di tengah keraguan, manajemen mengambil langkah mengejutkan dengan menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih utama, meski ia minim pengalaman di level senior.

Marotta mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil hanya satu hari setelah Inzaghi resmi hengkang. “Itu adalah pilihan yang berani, tetapi juga dipertimbangkan dengan matang. Chivu memiliki kurikulum sebagai pemain yang memenangi Treble di sini, menjadi kapten Ajax di usia 21 tahun, sukses di tim muda Inter, dan membawa Parma bertahan di Serie A,” jelasnya.

Marotta menegaskan bahwa pihak klub selalu mendukung Chivu untuk menutupi celah pengalamannya. Hasilnya, Chivu membawa Inter juara liga dengan dominan dan berpeluang meraih Double di final Coppa Italia melawan Lazio, 13 Mei mendatang. “Dia bisa dan harus bertahan di Inter untuk bertahun-tahun ke depan, karena dia memiliki kualitas yang hebat,” tegas Marotta.

Budaya Organisasi yang Solid

Inter bukannya tanpa hambatan musim ini. Mereka sempat tersingkir dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt dan kesulitan dalam beberapa laga besar. Namun, Marotta menolak untuk bersikap impulsif dengan menyalahkan pelatih.

“Saya tidak pernah memecat pelatih di tengah musim karena pelatih adalah komponen fundamental yang harus dibantu. Sering kali orang membuat keputusan instan dan pelatih menjadi korbannya, tetapi itu bukan budaya kami,” tambahnya.

Menatap musim depan, Marotta menyatakan telah memiliki ide yang jelas mengenai bursa transfer. Fokus utama Inter adalah mempertahankan inti skuad pemain Italia dan mencari talenta lokal terbaik di pasar. Terkait masa depan Alessandro Bastoni yang kerap dikaitkan dengan klub besar Eropa, Marotta menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemain muda dan pemain berpengalaman untuk menjaga budaya juara di dalam tim. (Football-Italia/Z-2)

Read More

Real Madrid Kalahkan Inter Milan 2-1 di Liga Champions

9 Sep 2026 - 10:28 WIB

Real Madrid Kalahkan Inter Milan 2-1 di Liga Champions

Panduan Lengkap Grand Prix Sepeda Motor: Sejarah, Regulasi, hingga Teknologi

10 Aug 2026 - 17:13 WIB

Panduan Lengkap Grand Prix Sepeda Motor: Sejarah, Regulasi, hingga Teknologi

Jorge Messi, Ayah Lionel Messi, Tutup Usia 68 Tahun

9 Aug 2026 - 14:04 WIB

Jorge Messi, Ayah Lionel Messi, Tutup Usia 68 Tahun

Indonesia Vs Singapura Jadi Laga Hidup Mati Garuda

4 Aug 2026 - 12:34 WIB

Indonesia Vs Singapura Jadi Laga Hidup Mati Garuda

Garuda Hadapi Ancaman Trio Brasil Vietnam

3 Aug 2026 - 13:20 WIB

Garuda Hadapi Ancaman Trio Brasil Vietnam
Trending on Sport