Menu

Dark Mode
Tanpa Indonesia, Ini 4 Tim yang Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 PSG Tumbang 1-2 dari Lyon, Selisih dengan Lens Tinggal Satu Poin Nus Kei Jadi Korban Penikaman, Golkar Maluku Minta Kasus Diusut Tuntas Warga Bekasi Kaget Tagihan PBB Sampai Rp 311 Juta, Biasanya Cuma Rp 200 Ribuan Arbeloa Murka, Sebut Wasit Hancurkan Laga Bayern vs Madrid Rupiah Melemah, Dolar AS Stabil di Kisaran Rp17.100

Peristiwa

Musibah Kebakaran Menghanguskan Belasan Bangunan dan Fasilitas Pendidikan di Katingan

badge-check


Kebakaran melanda bangunan dan fasilitas pendidikan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah Perbesar

Kebakaran melanda bangunan dan fasilitas pendidikan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah

Semarang ( DUNIAHEADLINE ) – Dikutip dari Kompas.com Sebuah kejadian kebakaran besar telah melanda kawasan organisasi padat penduduk di sekitar kompleks Pasar Kasongan, tepatnya di Jalan Peta Kasongan Lama, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Peristiwa naas ini terjadi pada malam hari, Minggu, 25 Januari 2026, dan mengakibatkan kerugian materiil yang cukup signifikan bagi warga setempat serta sektor pendidikan di wilayah tersebut.

Kebakaran Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan, api mulai berkobar sekitar pukul 21.45 WIB. Kobaran api yang cepat membesar tersebut menyalakan setidaknya 15 unit rumah warga. Tak hanya tempat tinggal, si jago merah juga turut menghanguskan dua bangunan fasilitas pendidikan penting di kawasan tersebut, yaitu sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN). Total kerusakan bangunan yang tercatat sejauh ini meliputi belasan perumahan dan dua sekolah tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Katingan, Markus, memberikan keterangan resmi pada hari Senin, 26 Januari 2026, mengenai dugaan penyebab kebakaran. Menurut penyelidikan awal, pemicu utama kebakaran ini diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi di salah satu rumah warga. Percikan api dari korsleting tersebut kemudian membesar dan merambat dengan cepat ke bangunan-bangunan di sekitarnya, mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan yang cukup padat.

Upaya pemadaman api berlangsung dramatis dan memakan waktu beberapa jam. Tim pemadam kebakaran bekerja keras sejak malam kejadian hingga dini hari. Api baru berhasil dikendalikan dan padamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Senin. Meskipun api utama telah padam, petugas di lapangan masih terus melakukan proses pendinginan hingga Senin pagi untuk memastikan sisa-sisa bara api benar-benar mati dan tidak menimbulkan titik api baru. Asap sisa kebakaran pun masih terlihat mengepul di lokasi kejadian pada pagi harinya.

Menyikapi bencana ini, pihak BPBD Katingan telah bergerak cepat dengan membangun tenda-tenda darurat di lokasi kejadian sebagai tempat penampungan sementara bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal. Namun, Markus melaporkan bahwa hingga saat ini tenda-tenda tersebut belum terisi penuh oleh pengungsi. Mayoritas warga yang terdampak musibah ini memilih untuk menumpang sementara di rumah kerabat atau keluarga mereka. Selain itu, sebagian korban lainnya dilaporkan memilih untuk menyewa barak atau tempat tinggal sementara secara mandiri.

Kabar baik di tengah musibah ini adalah tidak adanya korban jiwa yang dilaporkan. Seluruh warga berhasil menyelamatkan diri saat api mulai melalap organisasi mereka. Hingga berita ini diturunkan, pihak yang berwenang masih terus melakukan pendataan lebih lanjut mengenai jumlah pasti warga yang terdampak serta total kerugian materiil yang ditimbulkan akibat peristiwa ini. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan pemulihan kondisi pasca-kebakaran.

Read More

Nus Kei Jadi Korban Penikaman, Golkar Maluku Minta Kasus Diusut Tuntas

19 April 2026 - 13:58 WIB

ilustrasi kasus penikaman terhadap tokoh politik daerah

Polres Bitung Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa M 7,6,

3 April 2026 - 11:11 WIB

Kapolres Bitung meninjau lokasi terdampak gempa M 7,6 bersama petugas

Air Canada Tabrak Truk Damkar di LaGuardia, Pilot Tewas

23 March 2026 - 16:02 WIB

Air Canada Tabrak Truk Damkar di LaGuardia, Pilot Tewas

Vidi Aldiano Tutup Usia, Dunia Musik Indonesia Berduka

7 March 2026 - 18:32 WIB

Foto Vidi Aldiano, musisi Indonesia yang meninggal dunia dan meninggalkan warisan lagu populer.

Donny Fattah God Bless meninggal dunia

7 March 2026 - 14:52 WIB

Donny Fattah bassist God Bless legenda musik rock Indonesia
Trending on Musik / Hiburan