Menu

Dark Mode
Gaji Guru Sekolah Rakyat Lebih Tinggi dari Guru Reguler? Simak Perbandingan dan Cara Daftar PPPK 2026 Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara Timnas U-19 Modal Dua Kemenangan, Siap Tantang Vietnam Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi? Kepergok Ciuman di Kampus, Mahasiswa PNJ Disanksi Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Nanik S. Deyang Ditunjuk

News

Pramono Angkat Bicara soal Kasus Pengeroyokan Maut di Kalibata

badge-check


Tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2025) Perbesar

Tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2025)

Jakarta ( DUNIA HEADLINE ) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat bicara terkait kasus pengeroyokan dan Perusakan  yang terjadi di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

“Saya selaku Gubernur Jakarta meminta semuanya untuk menahan diri. Dan ‘Jaga Jakarta’ itu menjadi hal yang komitmen kita bersama,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat.

Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunggu hasil pemeriksaan dan keputusan dari aparat penegak hukum.

“Setelah aparat penegak hukum memutuskan, tentunya Pemerintah Jakarta akan menyetujui hal itu,” kata Pramono.

Kepolisian menyebutkan utang sepeda motor menyebabkan pengeroyokan dan perusakan hingga penurunan mata elang (matel) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

“Kami dari sore sampai malam hari ini menangani perkara berawal dari adanya istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly .

Nicolas mengatakan, sang pemilik kendaraan sampai saat ini belum menerima uang sepeserpun dan mengerahkan temannya untuk menagih utang.

Namun, dua orang yang bertugas menagih utang (debt collector) atau mata elang (matel) malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

Dari peristiwa itu, kelompok dua korban itu meminta pertanggungjawaban dan warga sekitar juga meminta pelaku pengeroyokan segera diserahkan ke polisi.

“Kami dari pihak Polda Metro Jaya, Polres dan Polse, dan juga Brimob, kami berusaha untuk mengamankan warga-warga yang ada di sini, agar tidak ada kelompok tersebut karena mereka sudah berencana untuk mau membalas,” katanya.

Pada malam itu, mengerahkan petugas untuk berjaga dan juga berkoordinasi dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan untuk mengomunikasikan api di lokasi.

Pelaku juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung hingga kendaraan bermotor.

Hingga Jumat pagi, personel TNI dan Polri terus berjaga di lokasi untuk memastikan kondisi sudah aman bagi masyarakat yang melintas.

Read More

Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

4 June 2026 - 11:46 WIB

rupiah melemah terhadap dolar AS hingga menembus Rp17.900 per dolar.

Lion Air Jelaskan Video Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Kabel Ties

1 June 2026 - 10:40 WIB

Baling-baling pesawat yang diikat kabel ties dalam video viral yang mendapat penjelasan dari Lion Air.

Polemik PHK PT Hillcon Berlanjut ke DPRD Sultra

29 May 2026 - 10:54 WIB

pekerja tambang terkait polemik PHK PT Hillcon di Sulawesi Tenggara.

Kurs Rupiah Turun ke Rp17.630 Usai Pertemuan Xi-Trump

18 May 2026 - 11:39 WIB

uang rupiah dan dolar AS di tengah sentimen global akibat konflik Iran dan pertemuan Xi Jinping dengan Donald Trump.

Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.614

15 May 2026 - 11:49 WIB

nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS di layar perdagangan pasar keuangan.
Trending on Ekonomi