Menu

Dark Mode
KPK Tegaskan Kasus Bea Cukai Tetap Berjalan Meski Dedi Congor Jadi Tersangka Viral Dugaan Jessica Mila Masuk Pulau Padar Saat Penutupan, Warganet Pertanyakan Aturan Panduan Lengkap Grand Prix Sepeda Motor: Sejarah, Regulasi, hingga Teknologi Pesanan MBG Dibatalkan, Pedagang Buah di Metro Merugi Jorge Messi, Ayah Lionel Messi, Tutup Usia 68 Tahun Prabowo Ancam Turun Tangan Bila Masalah Daerah Tak Ditangani

Political

Sudaryono Gantikan Nanik di BGN, Disorot Media Asing

badge-check


Media asing menyoroti pergantian kepemimpinan Badan Gizi Nasional dari Nanik kepada Sudaryono. Perbesar

Media asing menyoroti pergantian kepemimpinan Badan Gizi Nasional dari Nanik kepada Sudaryono.

JAKARTA,  Duniaheadline – Pengunduran diri Nanik S Deyang dari kursi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7/2026) tidak hanya menggejutkan publik Tanah Air, tetapi juga berhasil menarik perhatian media internasional. Beberapa outlet berita global seperti Reuters, Nikkei Asia, hingga Channel News Asia (CNA) secara khusus menyoroti gonjang-ganjing yang terjadi di tubuh lembaga pengelola program makan gratis tersebut.

Dinamika Pergantian Pimpinan BGN yang Dicatat Media Internasional

Reuters menyoroti fenomena putaran roda kepemimpinan yang sangat cepat di lembaga ini. Dalam laporannya yang bertajuk “Chief of Indonesia’s troubled free meals agency resigns on health grounds”, Reuters mencatat bahwa langkah Nanik mundur dengan alasan kesehatan menandai perubahan pimpinan kedua dalam rentang waktu kurang dari dua bulan. Situasi ini semakin pelik karena berdekatan dengan kebijakan pemangkasan dana serta adanya penyelidikan pidana yang menyasar program tersebut.

Narasi serupa juga diangkat oleh Nikkei Asia. Media asal Jepang ini menilai pengunduran diri Nanik telah memicu badai baru bagi skema makan gratis Indonesia. Nikkei secara spesifik mengaitkan keputusan Nanik dengan pengumuman pemangkasan anggaran BGN dari Rp 268 triliun menjadi Rp 229 triliun yang digelontorkan sehari sebelumnya. Pemangkasan ini diperkirakan akan berdampak pada pengurangan jatah dana per porsi hingga menyusutnya jumlah penerima manfaat.

Nikkei turut mengangkat pandangan analisis dari Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira. Menurut Bhima, dua kalinya pergantian pimpinan dalam tempo singkat merupakan bukti bahwa masalah program ini sudah akut. Ia menilai perbaikan tidak akan signifikan tanpa adanya kemauan politik yang kuat dari Presiden Prabowo, terlebih di tengah dugaan tekanan politik dan konflik kepentingan yang muncul ke permukaan.

Tekanan Anggaran, Trauma Keuangan, dan Alih Fokus ke Kualitas

Sementara itu, Channel News Asia (CNA) membedah sisi lebih personal dari pergantian kepemimpinan ini, termasuk penunjukan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai pengganti Nanik. CNA menyoroti pengakuan emosional Nanik di media sosial Facebook, di mana ia mengaku mengalami trauma berat jika harus kembali mengurus anggaran. “Selama itu tidak melibatkan pengelolaan uang, trauma,” tulis CNA mengutip unggahan mantan kepala BGN tersebut.

Meski masa baktinya sangat singkat, yakni hanya 45 hari, Nanik meninggalkan rekam jejak berupa audit terhadap sekitar 28.000 dapur komunitas, serta penindakan tegas terhadap 414 dapur yang bermasalah.

Di tengah transisi kepengurusan ini, BGN sedang menghadapi tekanan untuk melakukan efisiensi. Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari kepada CNA mengkonfirmasi bahwa akan ada pengurangan jumlah sasaran penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa arahan terkini dari Presiden kini bergeser dari sekadar mengejar target kuantitas menuju peningkatan mutu. Hal ini dilakukan untuk menutup celah dan memastikan insiden keracunan makanan yang sempat menimpa puluhan ribu anak tidak terulang lagi.

Read More

KPK Tegaskan Kasus Bea Cukai Tetap Berjalan Meski Dedi Congor Jadi Tersangka

11 August 2026 - 15:18 WIB

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Panduan Lengkap Grand Prix Sepeda Motor: Sejarah, Regulasi, hingga Teknologi

10 August 2026 - 17:13 WIB

Motor MotoGP melaju di lintasan balap saat Grand Prix.

Pesanan MBG Dibatalkan, Pedagang Buah di Metro Merugi

9 August 2026 - 16:27 WIB

Pedagang buah menjual dagangannya di pasar tradisional.

Prabowo Ancam Turun Tangan Bila Masalah Daerah Tak Ditangani

8 August 2026 - 17:07 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada para kepala daerah.

Roy Suryo Kalah Lagi dan Lagi di Praperadilan

7 August 2026 - 14:20 WIB

Roy Suryo menghadiri sidang praperadilan di pengadilan.
Trending on Nasional