<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dolar AS Archives - DuniaHeadline</title>
	<atom:link href="https://duniaheadline.com/tag/dolar-as/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://duniaheadline.com/tag/dolar-as/</link>
	<description>berita viral dan terupdate</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2026 10:42:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://duniaheadline.com/wp-content/uploads/2025/12/cropped-favicon-dunia-headline-32x32.png</url>
	<title>dolar AS Archives - DuniaHeadline</title>
	<link>https://duniaheadline.com/tag/dolar-as/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara</title>
		<link>https://duniaheadline.com/rupiah-sentuh-rp18-000-maia-estianty-dan-nana-mirdad-buka-suara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 10:35:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi/Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Maia Estianty]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Mirdad]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Tukar]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Selebriti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://duniaheadline.com/?p=2053</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang kian mengkhawatirkan menjadi sorotan luas,Rupiah...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/rupiah-sentuh-rp18-000-maia-estianty-dan-nana-mirdad-buka-suara/">Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="svelte-4sys19" dir="auto"><a href="https://duniaheadline.com/">JAKARTA</a> &#8211; Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang kian mengkhawatirkan menjadi sorotan luas,Rupiah Sentuh Rp18.000 tak terkecuali di kalangan selebriti Tanah Air. Ketika mata uang garuda dikabarkan menembus level psikologis Rp18.000, sejumlah figur publik turut mencurahkan kegelisahan mereka. Melalui media sosial, mereka tidak hanya mengeluhkan daya beli yang melemah, tetapi juga mengkritik kondisi dunia usaha serta mendesak adanya kebijakan yang bisa menjadi &#8220;obat&#8221; bagi perekonomian rakyat saat ini.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Isu ini menjadi alarm tersendiri bagi para artis bahwa ekonomi Indonesia sedang tidak dalam keadaan prima. Berikut adalah reaksi mereka yang dibagi ke dalam dua poin utama:</p>
<h3 class="svelte-4sys19" dir="auto"><strong>Nana Mirdad dan Hesti Purwadinata Pertanyakan Daya Beli dan Kebijakan Pemerintah</strong></h3>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Salah satu yang pertama kali mengungkapkan kehermatan adalah Nana Mirdad. Melalui akun Threads miliknya, Nana mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan konversi mata uang asing ke Rupiah yang sudah menyentuh angka Rp18.059. Ia mempertanyakan mengapa belum ada pernyataan resmi dari pemerintah yang dapat menenangkan kecemasan warga atas fenomena tersebut.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">“1 USD = Rp. 18.059,- Penasaran, ini aku yang kelewat apa emang belum ada official statement lagi untuk nenangin warga mengenai ini?,” tulis Nana, dikutip pada Jumat (5/6/2026).</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Tak jauh berbeda, Hesti Purwadinatha juga menyoroti dampak langsung dari anjloknya nilai tukar ini terhadap roda perekonomian masyarakat. Ia menilai bahwa salah satu kunci pemulih ekonomi terletak pada daya beli warga yang saat ini tercekik. Hesti bahkan menyentil soal eksploitasi sumber daya alam yang terus dilakukan namun belum sepenuhnya berdampak positif pada kesejahteraan rakyat.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Dalam cuitannya, Hesti berharap ada kebijakan luar biasa dari pemerintah, seperti pembebasan pajak di berbagai sektor selama setahun, sebagai napas segar bagi pelaku usaha dan masyarakat umum yang tengah kesulitan.</p>
<h3 class="svelte-4sys19" dir="auto"><strong>Kritik Andhika Pratama hingga Curahan Hati Maia Estianty</strong></h3>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Ketegangan situasi ekonomi ini juga membuat Andhika Pratama, yang dikenal lebih kalem, ikut angkat bicara. Ia menyuarakan kritik pedas melalui akun Threads-nya, menyindir program pemerintah yang memakan anggaran besar—seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kopdes Merah Putih—di tengah kondisi valuta asing yang terus memecahkan rekor pelemahan.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">“Pecah rekor berturut-turut, rupiah oh rupiah. Terusin aja mbgnya, terusin aja kopdesnya, terusin aja ke luar negerinya, terusin aja statement ngawurnya, terusin aja bilang ‘baik2 aja’, terusin aja bikin aturan pajak barunya, terusin aja terus terus terus pecahin lagi rekornya,” tutur Andhika dengan nada satir.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">Di sisi lain, Maia Estianty memilih jalan yang lebih emosional dan spiritual. Menanggapi Rupiah yang tembus Rp18.000 disertai kenaikan berbagai pajak serta biaya administrasi di marketplace, Maia merasa perlu mendoakan seluruh masyarakat Indonesia agar diberi kelancaran rezeki di tengah badai ekonomi ini.</p>
<p class="svelte-4sys19" dir="auto">“Tembus 18.000, pajak2 naik, potongan admin marketplace naik…. Doa aja deh, ‘Yaa Allah berikanlah kami rejeki yang banyak, sehingga kami tidak kekurangan apapun… Aamiin’ untuk semuanya masyarakat Indonesia,” pungkas musisi tersebut.</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/rupiah-sentuh-rp18-000-maia-estianty-dan-nana-mirdad-buka-suara/">Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?</title>
		<link>https://duniaheadline.com/rupiah-anjlok-ke-rp17-900-apa-dampaknya-bagi-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 04:46:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Tukar]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://duniaheadline.com/?p=2047</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta,  Duniaheadline  –  Nilai tukar rupiah (IDR) terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus mengalami tekanan hingga...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/rupiah-anjlok-ke-rp17-900-apa-dampaknya-bagi-ekonomi/">Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a0a92d9-eee4-83ec-9a85-9ab98b14a9cc-2" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a0a92d9-eee4-83ec-9a85-9ab98b14a9cc-2" data-turn-id-container="request-6a0a92d9-eee4-83ec-9a85-9ab98b14a9cc-2" data-testid="conversation-turn-150" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="30a8f2e4-ac24-459f-a84d-aa7c4989d6d0" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="99" data-end="383"><strong data-start="291" data-end="316"><span dir="auto">Jakarta,  </span><a href="https://www.duniaheadline.com/"><span dir="auto">Duniaheadline</span></a></strong><span dir="auto">  –</span><span dir="auto">  </span>Nilai tukar rupiah (IDR) terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus mengalami tekanan hingga menembus level psikologis baru di atas Rp17.900 per dolar AS. Berdasarkan data pasar spot, mata uang Garuda sempat melemah ke level Rp17.905 sebelum kembali bergerak ke Rp17.914 per dolar AS.</p>
<p data-start="385" data-end="688">Pelemahan tajam ini tidak terjadi tanpa sebab. Pergerakan nilai tukar mata uang dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan internal yang saling berkaitan. Kondisi global yang penuh ketidakpastian serta tantangan ekonomi domestik menjadi pemicu utama melemahnya rupiah dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<h2 data-section-id="pg338x" data-start="690" data-end="747">Faktor Eksternal: Konflik Global dan Kebijakan The Fed</h2>
<p data-start="749" data-end="979">Secara global, penguatan indeks dolar AS ke level 99,227 menjadi salah satu faktor utama yang menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Terdapat beberapa sentimen eksternal yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut.</p>
<p data-start="981" data-end="1281">Pertama, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Situasi ini memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global dan memicu risiko stagflasi, yakni kondisi ketika pertumbuhan ekonomi melambat tetapi inflasi tetap tinggi.</p>
<p data-start="1283" data-end="1513">Kedua, lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik. Kenaikan harga energi berdampak langsung terhadap biaya transportasi dan produksi secara global sehingga mendorong inflasi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.</p>
<p data-start="1515" data-end="1860">Ketiga, prospek suku bunga tinggi yang dipertahankan lebih lama oleh bank sentral AS (The Fed). Data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang masih kuat membuat pasar memperkirakan The Fed belum akan terburu-buru memangkas suku bunga. Kondisi ini meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar AS dan mendorong arus modal keluar dari negara berkembang.</p>
<h2 data-section-id="5mxg88" data-start="1862" data-end="1910">Faktor Internal: Tingginya Kebutuhan Dolar AS</h2>
<p data-start="1912" data-end="2111">Selain tekanan global, pelemahan rupiah juga dipengaruhi sejumlah faktor domestik. Tingginya kebutuhan terhadap dolar AS membuat permintaan valuta asing meningkat, sementara pasokan relatif terbatas.</p>
<p data-start="2113" data-end="2334">Indonesia yang masih berstatus sebagai net importer minyak harus mengeluarkan lebih banyak dolar AS ketika harga minyak dunia naik. Kebutuhan impor energi yang besar otomatis meningkatkan permintaan terhadap mata uang AS.</p>
<p data-start="2336" data-end="2588">Di sisi lain, pembayaran dividen perusahaan asing serta kewajiban utang luar negeri yang jatuh tempo turut menambah kebutuhan devisa. Beban pembayaran yang mencapai ratusan triliun rupiah menjadi salah satu faktor yang menekan cadangan devisa nasional.</p>
<p data-start="2590" data-end="2834">Ketidakpastian ekonomi juga mendorong sebagian masyarakat dan pelaku usaha mengalihkan dana ke tabungan valuta asing sebagai langkah lindung nilai (hedging). Tren ini memperbesar permintaan dolar AS dan mempercepat pelemahan nilai tukar rupiah.</p>
<h2 data-section-id="1yrqc4d" data-start="2836" data-end="2895">Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Ekonomi dan Pasar Modal</h2>
<p data-start="2897" data-end="3116">Pelemahan rupiah yang cukup tajam biasanya langsung berdampak pada pasar keuangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami koreksi hingga 3,03 persen ke level 6.008,69 akibat meningkatnya aksi jual investor.</p>
<p data-start="3118" data-end="3450">Meski aktivitas manufaktur domestik masih berada di zona ekspansif dengan PMI di level 50,0, sektor ekspor menghadapi tekanan akibat perlambatan perdagangan global. Kondisi tersebut tercermin dari surplus neraca perdagangan yang menyusut drastis menjadi sekitar US$90 juta dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$3,32 miliar.</p>
<p data-start="3452" data-end="3762">Selain itu, inflasi bulanan yang mulai meningkat serta tingginya kredit yang belum tersalurkan oleh perbankan menunjukkan dunia usaha masih berhati-hati dalam melakukan ekspansi. Banyak perusahaan memilih menunggu kepastian kondisi ekonomi dan stabilitas nilai tukar sebelum mengambil keputusan investasi baru.</p>
<p data-start="3764" data-end="3979" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dalam situasi seperti ini, pelaku usaha dan masyarakat perlu lebih cermat mengelola keuangan serta melakukan diversifikasi aset untuk mengurangi risiko akibat fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian ekonomi global.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
<div class="mt-3 w-full empty:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
<div class="pointer-events-none -mt-px h-px translate-y-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom)-14*var(--spacing))]" aria-hidden="true"></div>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/rupiah-anjlok-ke-rp17-900-apa-dampaknya-bagi-ekonomi/">Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kurs Rupiah Turun ke Rp17.630 Usai Pertemuan Xi-Trump</title>
		<link>https://duniaheadline.com/kurs-rupiah-turun-ke-rp17-630-usai-pertemuan-xi-trump/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 04:39:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi/Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Tukar Mata Uang]]></category>
		<category><![CDATA[AS China]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[donald trump]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi global]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Timur Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kurs Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Tukar]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Xi Jinping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://duniaheadline.com/?p=1986</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, (DUNIAHEADLINE) – Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak melemah 33 poin atau 0,19...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/kurs-rupiah-turun-ke-rp17-630-usai-pertemuan-xi-trump/">Kurs Rupiah Turun ke Rp17.630 Usai Pertemuan Xi-Trump</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="191">JAKARTA, (<a href="https://www.duniaheadline.com/">DUNIAHEADLINE</a>) – Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp17.630 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.597 per dolar AS.</p>
<p data-start="193" data-end="485">Analis mata uang Doo Financial Futures <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Lukman Leong</span></span> mengatakan, rupiah melemah seiring hasil pertemuan Presiden AS <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Donald Trump</span></span> dan Presiden China <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Xi Jinping</span></span> yang tidak banyak membahas solusi terkait perang AS-Iran.</p>
<p data-start="487" data-end="866">“Rupiah berpotensi kembali melemah merespons sentimen risk off global pada hari Jumat (15/5), dolar AS menguat cukup besar di tengah sell off semua aset, termasuk obligasi, saham, crypto, dan mata uang oleh kekecewaan investor pada hasil pertemuan Xi dan Trump yang tidak banyak membahas atau memberikan solusi terhadap perang AS-Iran,” ungkapnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.</p>
<h3 data-section-id="n3um21" data-start="868" data-end="903">Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan</h3>
<p data-start="905" data-end="1033">Dalam pertemuan Xi dan Trump, China menganjurkan agar Selat Hormuz segera dibuka kembali dengan mempertahankan gencatan senjata.</p>
<p data-start="1035" data-end="1317">Menteri Luar Negeri China <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Wang Yi</span></span> menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mendorong perdamaian dan memfasilitasi perundingan, serta akan terus memainkan perannya untuk mendorong perang segera mereda dan memulihkan perdamaian di kawasan Timur Tengah.</p>
<p data-start="1319" data-end="1597">Meski begitu, Menteri Luar Negeri Iran <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Abbas Araghchi</span></span> mengatakan upaya mediasi yang dipimpin Pakistan dengan AS belum gagal, tetapi menghadapi “jalan yang sangat sulit” karena ketidakpercayaan terhadap Washington dan pesan-pesan Amerika yang kontradiktif.</p>
<p data-start="1599" data-end="1762">Araghchi mengatakan Iran tetap berkomitmen pada diplomasi meski gencatan senjata setelah perang yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran masih tergolong “goyah”.</p>
<p data-start="1764" data-end="1975">Mengutip Anadolu, Trump menyatakan ketidakyakinannya apakah kesepakatan antara AS dan Iran akan segera tercapai karena negosiasi mengenai program nuklir dan konflik yang berlangsung belum menemukan penyelesaian.</p>
<p data-start="1977" data-end="2258">Menurut sejumlah laporan media, Trump diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa jam mendatang apakah akan melanjutkan serangan terhadap rezim Iran atau tidak, karena pembicaraan untuk mengakhiri konflik dan mengatasi program nuklir Iran sejauh ini belum menghasilkan kesepakatan.</p>
<p data-start="2260" data-end="2466">Sentimen tersebut membuat harga minyak mentah dunia kembali naik. Kendati China dan AS menyepakati sejumlah kerja sama, respons pasar dinilai tidak sekuat kekhawatiran terhadap tingginya harga minyak dunia.</p>
<p data-start="2468" data-end="2681">“Kedua negara dan dunia menginginkan perang berakhir, namun sepertinya sulit bagi Iran melepas ambisi nuklir mereka, sehingga dalam pertemuan Xi dan Trump lebih banyak membahas hubungan kedua negara,” kata Lukman.</p>
<p data-start="2683" data-end="2797" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.550 hingga Rp17.650 per dolar AS.</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/kurs-rupiah-turun-ke-rp17-630-usai-pertemuan-xi-trump/">Kurs Rupiah Turun ke Rp17.630 Usai Pertemuan Xi-Trump</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.614</title>
		<link>https://duniaheadline.com/nilai-tukar-rupiah-pagi-ini-melemah-ke-rp17-614/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 04:49:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi/Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Modal]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi global]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kurs Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Tukar]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://duniaheadline.com/?p=1975</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi hari ini. Nilai tukar...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/nilai-tukar-rupiah-pagi-ini-melemah-ke-rp17-614/">Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.614</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="49" data-end="358"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rupiah</span></span> kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi hari ini. Nilai tukar rupiah tercatat menyentuh level Rp17.614 per dolar AS, memperpanjang tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di tengah kuatnya tekanan eksternal global.</p>
<p data-start="360" data-end="581">Pelemahan rupiah terjadi seiring penguatan indeks dolar AS, meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi global, hingga sikap bank sentral Amerika Serikat yang masih mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi.</p>
<p data-start="583" data-end="689">Kondisi ini membuat pelaku pasar kembali berhati-hati terhadap aset negara berkembang, termasuk Indonesia.</p>
<h2 data-section-id="qvwbde" data-start="691" data-end="730">Dolar AS Masih Jadi Safe Haven Utama</h2>
<p data-start="732" data-end="853">Penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rupiah</span></span> dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p data-start="855" data-end="1013">Investor global cenderung memindahkan dana mereka ke aset yang dianggap lebih aman atau safe haven, terutama dolar AS dan obligasi pemerintah Amerika Serikat.</p>
<p data-start="1015" data-end="1182">Situasi geopolitik global yang belum stabil, perlambatan ekonomi di sejumlah negara, serta ketidakpastian pasar membuat permintaan terhadap dolar meningkat signifikan.</p>
<p data-start="1184" data-end="1341">Selain itu, ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat atau The Fed masih akan mempertahankan suku bunga tinggi juga menjadi pemicu utama penguatan dolar.</p>
<p data-start="1343" data-end="1490">Kondisi tersebut menyebabkan arus modal asing keluar dari pasar negara berkembang dan menekan nilai tukar berbagai mata uang Asia, termasuk rupiah.</p>
<h2 data-section-id="152h4dm" data-start="1492" data-end="1532">Tekanan Eksternal dan Faktor Domestik</h2>
<p data-start="1534" data-end="1678">Selain faktor global, pelemahan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rupiah</span></span> juga dipengaruhi kondisi domestik yang masih menghadapi tantangan ekonomi.</p>
<p data-start="1680" data-end="1749">Beberapa faktor yang turut memengaruhi pergerakan rupiah antara lain:</p>
<ul data-start="1750" data-end="1914">
<li data-section-id="yb8c0l" data-start="1750" data-end="1781">Kebutuhan impor yang tinggi</li>
<li data-section-id="15sveol" data-start="1782" data-end="1817">Permintaan dolar dari korporasi</li>
<li data-section-id="fy3n0f" data-start="1818" data-end="1848">Defisit transaksi berjalan</li>
<li data-section-id="hgg2t3" data-start="1849" data-end="1876">Sentimen investor asing</li>
<li data-section-id="1moc8yp" data-start="1877" data-end="1914">Pergerakan harga komoditas global</li>
</ul>
<p data-start="1916" data-end="2054">Kondisi pasar keuangan yang volatil membuat pergerakan rupiah cenderung sensitif terhadap berbagai sentimen internasional maupun domestik.</p>
<h2 data-section-id="18aiuwe" data-start="2056" data-end="2098">Bank Indonesia Terus Lakukan Intervensi</h2>
<p data-start="2100" data-end="2233"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Bank Indonesia</span></span> menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai langkah kebijakan.</p>
<p data-start="2235" data-end="2403">Bank Indonesia diketahui aktif melakukan intervensi di pasar valuta asing, pasar obligasi, serta memperkuat strategi stabilisasi moneter guna menjaga kepercayaan pasar.</p>
<p data-start="2405" data-end="2456">Selain intervensi langsung di pasar, BI juga terus:</p>
<ul data-start="2457" data-end="2619">
<li data-section-id="172vdez" data-start="2457" data-end="2485">Menjaga likuiditas pasar</li>
<li data-section-id="1hsmmqj" data-start="2486" data-end="2508">Mengontrol inflasi</li>
<li data-section-id="1o230k5" data-start="2509" data-end="2546">Menyesuaikan kebijakan suku bunga</li>
<li data-section-id="p5byng" data-start="2547" data-end="2577">Memperkuat cadangan devisa</li>
<li data-section-id="wfh4a5" data-start="2578" data-end="2619">Berkoordinasi dengan pemerintah pusat</li>
</ul>
<p data-start="2621" data-end="2715">Langkah tersebut dilakukan untuk meredam volatilitas rupiah agar tidak bergerak terlalu tajam.</p>
<h2 data-section-id="73a6o" data-start="2717" data-end="2759">Dampak Pelemahan Rupiah bagi Masyarakat</h2>
<p data-start="2761" data-end="2877">Pelemahan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rupiah</span></span> terhadap dolar AS dapat berdampak luas pada berbagai sektor ekonomi.</p>
<p data-start="2879" data-end="2926">Beberapa dampak yang paling terasa antara lain:</p>
<h3 data-section-id="1knfstl" data-start="2928" data-end="2966">Harga Barang Impor Berpotensi Naik</h3>
<p data-start="2967" data-end="3105">Produk impor seperti elektronik, bahan baku industri, hingga barang konsumsi berpotensi mengalami kenaikan harga akibat mahalnya dolar AS.</p>
<h3 data-section-id="1lfm1t6" data-start="3107" data-end="3126">Tekanan Inflasi</h3>
<p data-start="3127" data-end="3218">Kenaikan biaya impor dapat memicu inflasi karena harga barang dan biaya produksi meningkat.</p>
<h3 data-section-id="d5xz9m" data-start="3220" data-end="3251">Beban Utang Valas Bertambah</h3>
<p data-start="3252" data-end="3391">Perusahaan maupun pemerintah yang memiliki utang dalam dolar AS harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk pembayaran cicilan maupun bunga.</p>
<h3 data-section-id="1l681gj" data-start="3393" data-end="3447">Tiket dan Biaya Perjalanan Luar Negeri Lebih Mahal</h3>
<p data-start="3448" data-end="3575">Pelemahan rupiah juga membuat biaya perjalanan internasional menjadi lebih tinggi karena transaksi menggunakan mata uang asing.</p>
<h3 data-section-id="q3d3sn" data-start="3577" data-end="3608">Peluang untuk Sektor Ekspor</h3>
<p data-start="3609" data-end="3742">Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat menguntungkan eksportir karena produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional.</p>
<h2 data-section-id="op7aia" data-start="3744" data-end="3785">Pelaku Pasar Menanti Kebijakan The Fed</h2>
<p data-start="3787" data-end="3869">Pasar keuangan global saat ini masih fokus pada arah kebijakan suku bunga The Fed.</p>
<p data-start="3871" data-end="4034">Jika suku bunga Amerika Serikat kembali dipertahankan tinggi dalam waktu lama, maka tekanan terhadap mata uang negara berkembang diperkirakan masih akan berlanjut.</p>
<p data-start="4036" data-end="4059">Investor juga memantau:</p>
<ul data-start="4060" data-end="4177">
<li data-section-id="nsyz98" data-start="4060" data-end="4079">Data inflasi AS</li>
<li data-section-id="fy2mjg" data-start="4080" data-end="4110">Pertumbuhan ekonomi global</li>
<li data-section-id="1wgmhh7" data-start="4111" data-end="4133">Harga minyak dunia</li>
<li data-section-id="11ln12j" data-start="4134" data-end="4156">Konflik geopolitik</li>
<li data-section-id="q9pdk4" data-start="4157" data-end="4177">Arus modal asing</li>
</ul>
<p data-start="4179" data-end="4278">Semua faktor tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan rupiah dalam jangka pendek maupun menengah.</p>
<h2 data-section-id="iqq38g" data-start="4280" data-end="4322">Analis Prediksi Rupiah Masih Fluktuatif</h2>
<p data-start="4324" data-end="4480">Sejumlah analis pasar memperkirakan pergerakan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rupiah</span></span> masih akan mengalami volatilitas tinggi dalam beberapa waktu mendatang.</p>
<p data-start="4482" data-end="4605">Meskipun demikian, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih relatif stabil dibanding beberapa negara berkembang lainnya.</p>
<p data-start="4607" data-end="4765">Cadangan devisa yang cukup kuat serta kebijakan moneter Bank Indonesia menjadi salah satu faktor penahan agar pelemahan rupiah tidak bergerak terlalu ekstrem.</p>
<p data-start="4767" data-end="4867">Namun pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap dinamika ekonomi global yang sangat cepat berubah.</p>
<h2 data-section-id="uaqjs5" data-start="4869" data-end="4914">Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Ekonomi</h2>
<p data-start="4916" data-end="5042">Pengamat ekonomi menilai pemerintah perlu menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.</p>
<p data-start="5044" data-end="5191">Langkah menjaga investasi, memperkuat ekspor, dan mengendalikan inflasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia.</p>
<p data-start="5193" data-end="5321">Selain itu, stabilitas politik dan keamanan juga menjadi faktor penting dalam menjaga sentimen investor asing di pasar domestik.</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/nilai-tukar-rupiah-pagi-ini-melemah-ke-rp17-614/">Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.614</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rupiah Melemah, Dolar AS Stabil di Kisaran Rp17.100</title>
		<link>https://duniaheadline.com/rupiah-melemah-dolar-as-stabil-di-kisaran-rp17-100/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 04:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi/Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurs]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://duniaheadline.com/?p=1842</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, (DUNIAHEADLINE) – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/rupiah-melemah-dolar-as-stabil-di-kisaran-rp17-100/">Rupiah Melemah, Dolar AS Stabil di Kisaran Rp17.100</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="193">JAKARTA, (<a href="https://www.duniaheadline.com/">DUNIAHEADLINE</a>) – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (15/4/2026), di tengah pelemahan dolar AS di pasar global.</p>
<p data-start="195" data-end="472">Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,06% ke posisi Rp17.100/US$. Penguatan ini membalikkan arah pergerakan rupiah setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya masih melemah tipis 0,09% ke level Rp17.110/US$.<br />
<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-1847" src="https://duniaheadline.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_3-300x155.png" alt="" width="502" height="259" /></p>
<p data-start="195" data-end="472">
<h2 data-section-id="m4wczo" data-start="479" data-end="529"><span role="text"><strong data-start="482" data-end="527">Dolar AS Melemah, Rupiah Berbalik Menguat</strong></span></h2>
<p data-start="530" data-end="792">Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau stabil di level 98,125 pada pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, indeks ini ditutup melemah 0,25%, menandakan tekanan terhadap dolar AS masih berlanjut.</p>
<p data-start="794" data-end="1070" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi faktor eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global yang sedang berada dalam tren pelemahan. Kondisi ini memberi ruang bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, untuk bergerak menguat.</p>
<p>Dolar AS sendiri masih bertahan di dekat level terendah dalam enam pekan terakhir. Pelemahan ini terjadi setelah muncul harapan akan dibukanya kembali perundingan antara AS dan Iran, sehingga mendorong sentimen pasar menjadi lebih positif dan minat investor terhadap aset berisiko kembali meningkat.</p>
<p>Harapan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada Selasa waktu setempat mengatakan bahwa pembicaraan untuk mengakhiri perang berpeluang dilanjutkan kembali di Pakistan dalam beberapa hari ke depan. Sebelumnya, negosiasi pada akhir pekan dilaporkan gagal, yang sempat memicu Washington memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.</p>
<p>Di sisi lain, Selat Hormuz yang menjadi jalur penting bagi sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas dunia masih efektif tertutup sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari 2026. Situasi ini sempat mendorong lonjakan harga minyak dan menekan sentimen investor global.</p>
<p>Selain didorong pelemahan dolar AS, ruang penguatan rupiah juga mendapat sokongan dari pandangan positif terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Di tengah tekanan geopolitik global, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ekonomi Indonesia tetap mendapat pengakuan dari pelaku pasar global dan lembaga multilateral.</p>
<p>Salah satunya datang dari Asian Development Bank (ADB) yang memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2% pada 2026 dan 2027, lebih tinggi dibanding realisasi 5,1% pada 2025. Proyeksi tersebut tertuang dalam laporan Asian Development Outlook April 2026: The Middle East Conflict Challenges Resilience in Asia and the Pacific.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/rupiah-melemah-dolar-as-stabil-di-kisaran-rp17-100/">Rupiah Melemah, Dolar AS Stabil di Kisaran Rp17.100</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asia Kebakaran! Tak Ada Mata Uang Asia yang Selamat, Siapa Terparah?</title>
		<link>https://duniaheadline.com/asia-kebakaran-tak-ada-mata-uang-asia-yang-selamat-siapa-terparah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harley]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 06:13:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[berita ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi asia]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi asia]]></category>
		<category><![CDATA[krisis ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[krisis mata uang asia]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tukar asia]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Global]]></category>
		<category><![CDATA[pasar keuangan asia]]></category>
		<category><![CDATA[pelemahan mata uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.duniaheadline.com/?p=1603</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Duniaheadline  &#8211; Mata uang Asia kompak bergerak di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat...</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/asia-kebakaran-tak-ada-mata-uang-asia-yang-selamat-siapa-terparah/">Asia Kebakaran! Tak Ada Mata Uang Asia yang Selamat, Siapa Terparah?</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jakarta, </span></span></span></span></span></span><a href="https://www.duniaheadline.com/"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Duniaheadline </span></span></span></span></span></span></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> &#8211; Mata uang Asia kompak bergerak di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat ( </span></span></span></span><a href="https://nikslots88.com/"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">AS</span></span></span></span></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/3/2026). Tekanan terjadi seiring dengan menguatnya dolar AS di pasar global di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang kembali mendorong permintaan aset safe haven. </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br />
<span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.45 WIB, seluruh sebelas mata uang Asia yang menyatukan kompak melemah terhadap greenback.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelemahan terdalam terjadi pada baht Thailand yang turun 1,04% ke posisi THB 32,09/US$. Peso Filipina menyusul dengan melemahnya 1,14% ke level PHP 59,68/US$.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tekanan juga terlihat pada won Korea Selatan yang terkoreksi 0,87% ke KRW 1.494,1/US$. Yen Jepang turun 0,55% ke JPY 158,65/US$, sementara dolar Taiwan melemah 0,54% ke TWD 31,98/US$ dan ringgit Malaysia terkoreksi 0,53% ke MYR 3,96/US$.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, mata uang Garuda juga tak mampu menguat dari dolar AS. Rupiah tertekan dengan pelemahan 0,44% ke level Rp16.975/US$ atau semakin mendekati level psikologisnya di Rp17.000/US$.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelemahan juga terjadi pada rupee India yang turun 0,37% ke INR 92,27/US$, disusul dong Vietnam yang melemah 0,36% ke VND 26.287/US$. Yuan Tiongkok turun 0,32% menjadi CNY 6,91/US$, sedangkan dolar Singapura melemah 0,3% menjadi SGD 1,28/US$.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<div class="container container-header datawrapper-ldvgb-rpmls8">
<h3 class="block-headline datawrapper-ldvgb-1hxjdoy "><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelemahan Mata Uang Asia Terhadap Dolar AS (%)</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br />
<img decoding="async" class="alignnone wp-image-1609" src="https://www.duniaheadline.com/wp-content/uploads/2026/03/ChatGPT-Image-Mar-9-2026-11_58_05-AM-300x200.png" alt="" width="729" height="486" /></span></span></span></span></span></span></h3>
</div>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Arah pergerakan tersebut sejalan dengan menguatnya indeks dolar AS (DXY) yang pada saat itu sama naik 0,63% ke level 99,610. Penguatan DXY mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap dolar AS, yang pada akhirnya menekan mayoritas mata uang lainnya, termasuk mata uang Asia.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sentimen utama datang dari eskalasi konflik di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelaku pasar kembali memburu dolar AS karena posisinya sebagai safe haven sekaligus negara pengekspor energi, ketika harga minyak menimbulkan kekhawatiran tekanan inflasi global akan kembali meningkat. Kondisi tersebut juga membuat pasar saham Asia tertekan dan mendorong investor memilih aset yang lebih likuid.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-1608" src="https://www.duniaheadline.com/wp-content/uploads/2026/03/ChatGPT-Image-Mar-9-2026-11_57_37-AM-300x200.png" alt="grafig" width="719" height="479" /></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pasar juga mempertemukan dinamika politik di Iran setelah Teheran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai penerus pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah ini dinilai menegaskan kelompok garis keras masih memegang kendali di Teheran, di tengah konflik yang telah memasuki pekan kedua dengan AS dan Israel.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Situasi ini diperkirakan tidak akan disambut baik oleh Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyatakan figur tersebut &#8220;tidak dapat diterima&#8221;.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan belum adanya tanda gencatan senjata dan kapal tanker yang masih enggan melintas di Selat Hormuz, investor bersiap menghadapi periode biaya energi yang lebih tinggi. Selat Hormuz tetap menjadi jalur penting bagi pasokan minyak dan gas dunia, sehingga gangguan berisiko tinggi menekan pertumbuhan ekonomi global sekaligus mengerek inflasi.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kondisi ini menjadi pemicu pasar kembali melirik dolar AS sebagai aset aman. Pada gilirannya, penguatan dolar AS membuat mata uang negara lain berada di zona pelemahan, tak terkecuali mata uang Asia, pada perdagangan pagi ini.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://duniaheadline.com/asia-kebakaran-tak-ada-mata-uang-asia-yang-selamat-siapa-terparah/">Asia Kebakaran! Tak Ada Mata Uang Asia yang Selamat, Siapa Terparah?</a> appeared first on <a href="https://duniaheadline.com">DuniaHeadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
