Menu

Dark Mode
Gaji Guru Sekolah Rakyat Lebih Tinggi dari Guru Reguler? Simak Perbandingan dan Cara Daftar PPPK 2026 Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara Timnas U-19 Modal Dua Kemenangan, Siap Tantang Vietnam Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi? Kepergok Ciuman di Kampus, Mahasiswa PNJ Disanksi Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Nanik S. Deyang Ditunjuk

Peristiwa

Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep

badge-check


Tim SAR gabungan dari Polda Sulsel, TNI, dan Basarnas memaksimalkan pencarian pesawat ATR 42 yang hilang kontak di perbatasan Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Perbesar

Tim SAR gabungan dari Polda Sulsel, TNI, dan Basarnas memaksimalkan pencarian pesawat ATR 42 yang hilang kontak di perbatasan Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

JAKARTA DUNIAHEADLINE – Polda Sulawesi Selatan bergerak cepat memaksimalkan upaya pencarian pesawat ATR 42 milik Indonesia Air Transport rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 Wita.

Informasi awal hilangnya kontak pesawat dengan nomor registrasi PK-THT diterima dari General Manager AirNav Makassar. Pesawat diperkirakan berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polda Sulsel langsung mengerahkan personel Polres Maros dan Polres Pangkep yang diperkuat TNI, Basarnas, BPBD, Brimob, Dit Samapta Polda Sulsel, Paskhas TNI AU, serta berbagai potensi SAR lainnya.

Personel SAR dari Brimob dan Samapta juga dikerahkan untuk memperkuat tim gabungan. Berdasarkan manifest terbaru, pesawat membawa 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang, setelah terjadi perubahan kru sebelum keberangkatan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Pencarian Terkendala Cuaca dan Medan, Posko Diperkuat

Hingga Sabtu malam, objek pesawat belum ditemukan. Pencarian terkendala kabut, hujan gerimis, dan medan pegunungan yang terjal. Demi keselamatan personel, operasi pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan Minggu (18/1/2026) pagi.

Posko Induk gabungan Basarnas dan TNI–Polri dipindahkan ke Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, dengan posko pendukung di Kecamatan Cenrana, Maros. Pencarian difokuskan pada jalur Balocci dan Desa Rompegading, Cenrana.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Basarnas, TNI, dan seluruh unsur terkait untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan terpadu.

“Langkah strategis telah kami ambil, termasuk pembentukan posko dan penguatan personel di lapangan,” ujar Kapolda. RS Bhayangkara Makassar ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk pemeriksaan antemortem, didukung tim DVI Mabes Polri.

Polda Sulsel menegaskan akan terus mengerahkan kemampuan terbaik untuk memaksimalkan pencarian, tetap mengutamakan keselamatan personel, dan menyesuaikan dengan kondisi cuaca serta medan di lokasi.

Read More

Ledakan Mortir di Biak, Aparat Temukan Bukti Baru

1 June 2026 - 11:02 WIB

Petugas mengamankan lokasi ledakan mortir di Biak setelah menemukan bukti baru.

PT KAI Pastikan Semua Korban Dapat Penanganan Medis

28 April 2026 - 16:06 WIB

evakuasi korban tabrakan kereta di Bekasi Timur

Seorang Pria Ini Tewas Diduga Lompat dari Jembatan Cangar

24 April 2026 - 13:03 WIB

lokasi jembatan Cangar tempat kejadian

Nus Kei Jadi Korban Penikaman, Golkar Maluku Minta Kasus Diusut Tuntas

19 April 2026 - 13:58 WIB

ilustrasi kasus penikaman terhadap tokoh politik daerah

Polres Bitung Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa M 7,6,

3 April 2026 - 11:11 WIB

Kapolres Bitung meninjau lokasi terdampak gempa M 7,6 bersama petugas
Trending on Info BMKG