Menu

Dark Mode
Kaesang Pangarep Siap Maju Pileg 2029 dari Dapil Puan Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Ini Langkah Pemerintah Baru Menjabat 2025, Direktur RANS Pilih Mundur Dubes Dipanggil, AS-Malaysia Hadapi Krisis Diplomatik Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Berlaku 24 Juli 2026 Berhenti di Zebra Cross Bisa Membahayakan Pejalan Kaki

News

Pramono Angkat Bicara soal Kasus Pengeroyokan Maut di Kalibata

badge-check


					Tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2025) Perbesar

Tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2025)

Jakarta ( DUNIA HEADLINE ) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat bicara terkait kasus pengeroyokan dan Perusakan  yang terjadi di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

“Saya selaku Gubernur Jakarta meminta semuanya untuk menahan diri. Dan ‘Jaga Jakarta’ itu menjadi hal yang komitmen kita bersama,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat.

Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunggu hasil pemeriksaan dan keputusan dari aparat penegak hukum.

“Setelah aparat penegak hukum memutuskan, tentunya Pemerintah Jakarta akan menyetujui hal itu,” kata Pramono.

Kepolisian menyebutkan utang sepeda motor menyebabkan pengeroyokan dan perusakan hingga penurunan mata elang (matel) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

“Kami dari sore sampai malam hari ini menangani perkara berawal dari adanya istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly .

Nicolas mengatakan, sang pemilik kendaraan sampai saat ini belum menerima uang sepeserpun dan mengerahkan temannya untuk menagih utang.

Namun, dua orang yang bertugas menagih utang (debt collector) atau mata elang (matel) malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

Dari peristiwa itu, kelompok dua korban itu meminta pertanggungjawaban dan warga sekitar juga meminta pelaku pengeroyokan segera diserahkan ke polisi.

“Kami dari pihak Polda Metro Jaya, Polres dan Polse, dan juga Brimob, kami berusaha untuk mengamankan warga-warga yang ada di sini, agar tidak ada kelompok tersebut karena mereka sudah berencana untuk mau membalas,” katanya.

Pada malam itu, mengerahkan petugas untuk berjaga dan juga berkoordinasi dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan untuk mengomunikasikan api di lokasi.

Pelaku juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung hingga kendaraan bermotor.

Hingga Jumat pagi, personel TNI dan Polri terus berjaga di lokasi untuk memastikan kondisi sudah aman bagi masyarakat yang melintas.

Read More

Berhenti di Zebra Cross Bisa Membahayakan Pejalan Kaki

24 July 2026 - 12:18 WIB

Kendaraan berhenti di atas zebra cross dan menghalangi pejalan kaki.

Sudaryono Gantikan Nanik di BGN, Disorot Media Asing

22 July 2026 - 15:51 WIB

Nanik saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Boeing 737 Kargo Hilang Usai Error Navigasi, Operasi Pencarian Masih Berlangsung

9 July 2026 - 11:04 WIB

Pesawat Boeing 737 kargo dilaporkan hilang setelah mengalami dugaan gangguan sistem navigasi.

OTT KPK Jaring Bupati Langkat Terkait Suap Proyek

5 July 2026 - 11:23 WIB

Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan terkait dugaan suap proyek di Kabupaten Langkat.

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Ratusan Warga Terdampak ISPA

2 July 2026 - 10:56 WIB

Asap tebal dari kebakaran TPA Jatiwaringin menyelimuti permukiman warga di Kabupaten Tangerang.
Trending on Nasional