Menu

Dark Mode
Resmi! Gaji Pensiunan PNS 2026 Naik, Ini Rincian Lengkapnya Perundingan Gagal, AS-Israel dan Iran Akan Perang Lagi? Lindi Fitriyana pamer hamil besar usai sebulan nikah, Virgoun justru beri reaksi tak terduga Terungkap! OTT KPK Jaring Bupati Gatut Sunu dan Sejumlah Pihak Fakta Mengejutkan! Pemain Naturalisasi Terbentur Aturan Liga Eropa Panas! Wapres AS Tuduh Tuntutan Iran Ditulis ChatGPT

Political

Dirut BEI Mundur, Purbaya: Sinyal Positif, Saatnya Serok Saham

badge-check


Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri Dirut BEI menjadi sinyal positif bagi pasar dan momentum investor masuk saham Perbesar

Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri Dirut BEI menjadi sinyal positif bagi pasar dan momentum investor masuk saham

JAKARTA, (DUNIAHEADLINE) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, sebagai langkah positif yang dapat memulihkan kepercayaan pasar modal dan membuka peluang masuknya kembali investor ke pasar saham maupun sektor riil.

“Wah ini sentimen positif, kalau orang yang ngerti mah. Kalau orang yang ngerti mah, bye, serok-serok,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Dinilai Jadi Sinyal Positif untuk Investor

Menurutnya, pengunduran diri Iman merupakan bentuk tanggung jawab atas kelalaiannya tidak menindak lanjuti masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang berujung pada koreksi dalam IHSG dan munculnya kekhawatiran soal stabilitas ekonomi Indonesia.

“Kalau saya pikir itu sinyal yang positif. Artinya, investor di pasar modal maupun di sektor riil lihat bahwa kita meng-handle masalah dengan cepat dan sungguh-sungguh. Jadi, yang tadinya ragu-ragu mestinya akan lebih yakin bahwa arah ke depan agar lebih baik. Jadi mereka akan investasi di pasar modal maupun di real sektor, di FDI,” tegasnya.

Sebelumnya, BEI melakukan dua kali penghentian sementara perdagangan (trading halt) secara otomatis akibat indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok masing-masing sebesar 8%.

Trading halt pertama terjadi pada Rabu (28/1/2026) pukul 13:43:13 WIB saat IHSG turun dari 8.965,12 ke 8.261,70. Kondisi serupa terjadi kembali pada Kamis (29/1/2026) ketika indeks merosot dari 8.301,14 ke 7.654,66.

BEI Siapkan Plt Dirut dan Proses Pengganti Definitif

Purbaya mengingatkan bahwa gejolak di pasar tidak boleh dianggap remeh karena bisa memicu persepsi negatif terhadap arah ekonomi nasional secara keseluruhan. Ia mengapresiasi keputusan pengunduran diri tersebut karena dinilai mampu meredam dampak lebih luas.

“Itu kesalahan yang fatal di situ, sehingga kita mengalami kontraksi dalam kemarin-kemarin. Yang kalau enggak cepat ditutupin kan bisa mengganggu yang lain-lain yang dianggapnya ekonominya enggak stabil. Padahal kan saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemulihan keyakinan investor sangat penting dalam mendukung stabilitas makro dan pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya pun optimistis keputusan ini akan menjadi turning point bagi investor yang sempat wait and see.

“Yang penting sekarang menunjukkan ada kesungguhan memperbaiki. Jadi yang ragu-ragu sekarang harusnya percaya. Ini waktu yang baik untuk masuk,” ucapnya.

Sebagai informasi, pengunduran diri Iman Rachman diumumkan pada Jumat pagi (30/1/2026) di Media Center BEI. BEI pun akan segera menunjuk pelaksana tugas (plt) direktur utama (dirut) untuk menjalankan operasional harian, pasca-pengunduran diri Iman Rachman sebagai dirut.

Sesuai ketentuan OJK, pengisian jabatan dirut definitif BEI diberi waktu maksimal tiga bulan. BEI menyatakan akan segera menunjuk pelaksana tugas (plt) untuk memastikan operasional tetap berjalan normal.

Read More

Resmi! Gaji Pensiunan PNS 2026 Naik, Ini Rincian Lengkapnya

13 April 2026 - 11:50 WIB

PNS, ASN, Gaji Pensiun, Pemerintah, Keuangan, Indonesia

Terungkap! OTT KPK Jaring Bupati Gatut Sunu dan Sejumlah Pihak

11 April 2026 - 13:52 WIB

ilustrasi operasi tangkap tangan KPK di daerah

Seskab Teddy Ungkap Rencana Bahas Pemangkasan Gaji Menteri

7 April 2026 - 15:38 WIB

ilustrasi rapat pemerintah membahas kebijakan pemotongan gaji menteri

Aset Asuransi Komersial Nyaris Rp1.000 Triliun, Tumbuh 8,57%

6 April 2026 - 14:42 WIB

ilustrasi pertumbuhan aset industri asuransi komersial Indonesia

Harga Pertamax Dijadwalkan Naik per 1 April 2026, Ini Penyebabnya

31 March 2026 - 10:55 WIB

Pengendara mengisi BBM Pertamax di SPBU
Trending on Ekonomi