JAKARTA, Duniaheadline – Pengemudi ojek online (ojol), Hasan Syukur (59), yang menjadi korban kecelakaan mobil listrik BYD di Jakarta Selatan, berpeluang dipindahkan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani perawatan lanjutan. Namun, pemindahan tersebut masih menunggu kondisi kesehatannya stabil setelah menjalani operasi besar.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo mengatakan, rencana pemindahan itu merupakan usulan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto ketika menjenguk Hasan. Kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak RS Fatmawati untuk membahas kemungkinan tersebut.
Menurut Aristo, pihak RS Fatmawati menyambut baik rencana itu. Meski demikian, kondisi Hasan yang masih menjalani perawatan di ruang intensive care unit (ICU) belum memungkinkan untuk dipindahkan.
Pemindahan Menunggu Kondisi Medis Memungkinkan
Aristo menjelaskan, perjalanan dari Jakarta Selatan menuju RS Polri di Jakarta Timur berpotensi menimbulkan guncangan selama perjalanan. Mengingat Hasan baru menjalani tindakan operasi besar, perpindahan menggunakan kendaraan dikhawatirkan berisiko terhadap pemulihannya.
Karena itu, pihak rumah sakit belum merekomendasikan pemindahan dalam waktu dekat. Keselamatan dan kondisi medis korban menjadi pertimbangan utama sebelum keputusan tersebut diambil.
Setelah kondisi Hasan dinilai cukup stabil, kepolisian berencana memindahkannya ke RS Polri Kramat Jati agar proses penanganan medis dapat dilanjutkan. Aristo juga menyampaikan bahwa Kapolri menjamin pembiayaan perawatan Hasan di rumah sakit tersebut, termasuk apabila korban masih membutuhkan terapi lanjutan setelah masa pemulihan.
Kronologi Kecelakaan Mobil BYD di Panglima Polim
Sebelumnya, Hasan menjadi korban kecelakaan beruntun di Jalan Panglima Polim, arah Blok M, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10/2026) sore.
Berdasarkan informasi awal, pengemudi mobil listrik BYD diduga kehilangan kendali. Kendaraan tersebut terlebih dahulu menabrak mobil Honda Brio yang berada di depannya, kemudian bergerak ke kiri dan menabrak Hasan yang sedang mengendarai sepeda motor.
Rekaman kamera dasbor yang beredar di media sosial memperlihatkan Hasan sempat menoleh ke belakang ketika bagian depan mobil mendekati sepeda motornya. Ia kemudian terjatuh ke jalan dan terlindas kendaraan tersebut.
Setelah itu, mobil BYD kembali menabrak sebuah mobil listrik yang berhenti di sisi kiri jalan. Kendaraan tersebut lalu naik ke trotoar dan menabrak dua mobil lainnya.
Kasus kecelakaan ini menjadi perhatian karena melibatkan beberapa kendaraan dan menyebabkan Hasan mengalami luka serius. Sementara itu, rencana pemindahan ke RS Polri masih menunggu persetujuan medis berdasarkan perkembangan kondisi korban.













