Menu

Dark Mode
Ratu Sofya Disebut Dipaksa Main Adegan Dewasa, Ini Faktanya Pascal Struijk Jadi Opsi Mewah untuk Lini Belakang Timnas Indonesia Aduan Konsumen PMSE, Kemendag Panggil Shopee Kurs Rupiah Turun ke Rp17.630 Usai Pertemuan Xi-Trump Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Finis P8 Tiket VIP Konser The Weeknd Tetap Diburu Fans

Lifestyle

Ratu Sofya Disebut Dipaksa Main Adegan Dewasa, Ini Faktanya

badge-check


Ibunda Ratu Sofya membantah tudingan bahwa putrinya dipaksa menjalani adegan dewasa demi keluarga. Perbesar

Ibunda Ratu Sofya membantah tudingan bahwa putrinya dipaksa menjalani adegan dewasa demi keluarga.

Jakarta – Polemik antara Ratu Sofya dan rumah produksi HAS Pictures milik Haldy Sabri serta Irish Bella terus menjadi sorotan publik.

Aktris muda tersebut disomasi karena disebut menolak mengikuti promosi film Dosa Penebusan atau Pengampunan. Persoalan semakin ramai setelah podcast Ratu Sofya viral dan menyinggung ketidaknyamanannya menjalani adegan intim dalam film tersebut.

Orang Tua Sempat Tolak Tawaran Film

Perwakilan HAS Pictures, Reza Aditya, menjelaskan sejak awal pihak produksi telah memberikan penjelasan detail terkait adegan dalam film. Bahkan, menurutnya, rumah produksi juga menyiapkan body double demi menjaga kenyamanan pemain.

Ia mengungkapkan, ayah Ratu Sofya sempat keberatan setelah membaca sinopsis film tersebut.

“Awalnya memang ayahnya nggak setuju,” kata Reza Aditya di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).

Ibunda Ratu Sofya, Intan Masthura, kemudian menjelaskan alasan suaminya sempat menolak tawaran film tersebut.

“Pertama papanya nggak mau film ini karena pas ditawari, pas baca sinopsis ada adegan apa gitu maksudnya yang agak gitulah. Cuma dijelaskan ini hanya gambaran saja, terus nanti walaupun itu pakai body double,” ungkap Intan.

Menurutnya, pihak produksi juga telah menjelaskan secara terbuka saat konferensi pers sebelum proses syuting dimulai. Setelah mendapat penjelasan tersebut, keluarga akhirnya menyetujui proyek film itu.

“Terus kata papanya, ‘Oke kalau gitu preskon dulu’. Udah preskon waktu itu sebelum syuting, dijelaskan ke wartawan dan memang disediakan body double,” sambungnya.

Keluarga Bantah Paksa Ratu Sofya Demi Uang

Intan menegaskan keluarga tidak pernah memaksa Ratu Sofya menerima proyek film demi kebutuhan ekonomi keluarga.

Ia mengatakan keputusan mengambil film tersebut dilakukan karena cerita dinilai memiliki pesan moral yang baik.

“Nah, terus karena ceritanya yang menarik, Ratu bilang, ‘Mama, ini bagus ceritanya Mah.’ Dan kami baca memang ceritanya bagus banget jadi pelajaran buat hidup kita,” ujarnya.

Intan juga membantah tudingan bahwa sang putri dipaksa menjalani adegan dewasa demi mendapatkan penghasilan besar.

“Jadi kalau dibilang misalnya kami-dia nggak mau karena kami yang memaksa-itu bohong gitu, nggak ada. Saya punya bukti semua karena saya suka video-videoin anak-anak saya kalau lagi preskon atau lagi syuting,” kata Intan.

Sementara itu, Reza Aditya menyebut pihak produksi sejak awal sudah sangat berhati-hati terkait adegan intim tersebut. Bahkan, menurutnya, keinginan membintangi film datang langsung dari Ratu Sofya sendiri.

“Casting director saya malah yang menyampaikan kalau dianya pengin banget film ini dan dia yang akan meyakinkan orang tuanya untuk tetap mengambil film ini,” katanya.

Konflik Muncul Saat Masa Promosi Film

Co-Produser HAS Pictures, Putri, menegaskan adegan dalam film tersebut tidak mengandung unsur vulgar.

“Dari awal kita sudah bilang bahwa adegannya tidak sesenonoh itu, masih pakai baju, tidak ada adegan kissing, tidak ada adegan vulgar,” ujarnya.

Menurut Putri, selama proses reading, syuting, hingga pengambilan foto poster, tidak pernah ada masalah dari pihak Ratu Sofya.

“Pas saat reading pun dia aman, saat syuting juga fine-fine aja. Bahkan kita sempat ketemu lagi untuk take VO, untuk photoshoot, semuanya aman aja,” katanya.

Namun, persoalan mulai muncul ketika memasuki masa promosi film. HAS Pictures mengaku terkejut setelah melihat podcast viral Ratu Sofya yang membahas ketidaknyamanan menjalani adegan dewasa.

“Permasalahan itu terjadi ketika saat mau promo ya kita tag-tag di Instagram dia tidak approve,” ujar Putri.

“Kita syok gitu lo, kok dia bisa ngomong segitunya ya. Padahal ini bertolak belakang banget dari proses reading,” tambah Reza Aditya.

Sebelumnya, Ratu Sofya sempat membuat publik heboh lewat pengakuannya di podcast mengenai tekanan yang ia rasakan saat menjalani adegan dewasa demi kebutuhan keluarga.

“Gue harus main film yang ada adegan nggak pantasnya demi keluarga gue bisa dapat duit ratusan juta. Selama ini gue syuting, duit nggak ada di gue. Yang tanda tangan kontrak orang tua gue,” kata Ratu Sofya.

Ia juga mengaku hasil pekerjaannya selama ini digunakan untuk membantu membiayai keluarga besar.

Read More

Tiket VIP Konser The Weeknd Tetap Diburu Fans

18 May 2026 - 11:09 WIB

Suasana konser The Weeknd dengan area VIP premium di Jakarta International Stadium.

Hasil Indonesian Idol 2026: Ini Top 4 & Jadwal Spekta 12

28 April 2026 - 13:53 WIB

kontestan top 4 Indonesian Idol 2026

Gemilang! Agnes Rahajeng Jadi Borobudur Merah 2026

25 April 2026 - 14:10 WIB

Agnes Rahajeng di panggung Puteri Indonesia 2026

Lindi Fitriyana pamer hamil besar usai sebulan nikah, Virgoun justru beri reaksi tak terduga

12 April 2026 - 15:21 WIB

Lindi Fitriyana tampil dengan perut hamil besar usai menikah

Fakta Keyakinan Chef Juna Diungkap Sang Kekasih

27 March 2026 - 13:10 WIB

Chef Juna dalam sebuah acara televisi
Trending on Selebriti