Menu

Dark Mode
Prabowo Minta Koruptor Hentikan Praktik Korupsi Marc Marquez Belum Puas Meski Menang di Sachsenring Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia Harga iPhone Resmi Naik di Indonesia, Cek Daftar Terbarunya Camat di Boyolali Kirim Video Mesum ke Eks Karyawati Polisi & Jaksa Kejari Baubau Dilabrak Mertua Diduga Selingkuh

Internasional

Su-35 Rusia untuk Iran, Ini Kemampuan dan Persenjataannya

badge-check


Sukhoi Su-35 merupakan salah satu jet tempur generasi 4++ tercanggih yang diproduksi Rusia. Perbesar

Sukhoi Su-35 merupakan salah satu jet tempur generasi 4++ tercanggih yang diproduksi Rusia.

JAKARTA,   Duniaheadline   –  Rusia dikabarkan telah menggarap habis gelombang perdana pesawat tempur Sukhoi Su-35 sebanyak 20 unit yang dipesan oleh Angkatan Udara Iran. Armada pemukul langit bertaraf superioritas udara ini dijadwalkan mulai dikirimkan ke Teheran pada tahun 2026. Kedatangan skuadron anyar ini bakal jadi momen bersejarah bagi pembaruan alutsista militer Iran yang selama puluhan tahun terpaksa bergantung pada jajaran jet tempur usang warisan era Perang Dingin.

Kontrak Besar dan Proses Persiapan Transisi Pilot

Mengutip laporan Military Watch Magazine , proses perakitan dari seluruh unit dikerjakan langsung di Fasilitas Penerbangan Komsomolsk-on-Amur. Sebelum diserahkan secara fisik, pesawat-pesawat berteknologi tinggi tersebut untuk sementara dititipkan di wilayah Rusia, di mana biaya perawatannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan Iran.

Kabar penyelesaiannya produksi ini sebenarnya telah diprediksi melalui bocoran dokumen internal industri pertahanan Moskow pada akhir 2025. Dokumen tersebut menyingkapkan bahwa 16 unit Su-35 untuk Iran sudah memasuki jalur perakitan. Secara keseluruhan, Teheran dilaporkan telah mengikat kontrak untuk mengakuisisi 48 unit Su-35. Angka ini menjadikannya sebagai pembelian kontrak alutsista udara terbesar yang pernah dilakukan Iran sejak era 1990-an.

Perjanjian militer yang ditandatangani kedua negara pada tahun 2023 ternyata tidak berhenti di pesawat Su-35. Paket kerja sama ini juga mencakup pengadaan helikopter serang Mil Mi-28 dan pesawat latih-tempur Yakovlev Yak-130. Pengiriman Yak-130 yang sudah berjalan sejak September 2023 memang dirancang sebagai jembatan transisi. Jet ini dipakai untuk memacu kemampuan para penerbang tempur Iran agar mereka terbiasa dan siap mengoperasikan sistem avionik rumit yang tertanam di dalam kokpit Su-35.

Spesifikasi Teknis dan Kapabilitas Mematikan Su-35

Sukhoi Su-35 didapuk sebagai jet generasi 4++ yang memiliki jangkauan tempur mendekati 1.600 kilometer. Kapasitas ini memungkinkan Iran untuk melancarkan serangan jarak jauh ke wilayah musuhnya. Kelebihan taktis lainnya adalah kemampuannya untuk lepas landas dari landasan pacu pendek atau pangkalan darurat, sehingga menjadikannya target yang sangat sulit dilumpuhkan saat terjadi konflik terbuka.

Meski tidak memiliki desain siluman layaknya jet generasi kelima F-35 buatan AS, Su-35 tetap diakui sebagai salah satu jet tempur paling mematikan produksi Rusia. Pesawat ini merupakan evolusi besar dari basis jet legendaris Su-27. Tenggelamnya pertunjukan mesin jet raksasa Saturn 117S membuat Su-35 mampu terbang dengan kecepatan supersonik dalam durasi lama tanpa harus menyalakan pembakar lanjut ( afterburner ). Lebih dari itu, kehadiran nozzle vektor dorong tiga dimensi menjanjikan kemampuan manuver akrobatik ekstrem yang tidak dimiliki oleh pesawat Barat seperti F-22 Raptor.

Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:

  • Ukuran & Bobot: Memiliki panjang fisik 21,9 meter, jarak sayap 15,3 meter, dan tinggi 5,9 meter. Berat kosongnya mencapai 18,4 ton, sedangkan batas maksimal lepas landas ( maksimum take-off Weight ) adalah 34,5 ton.
  • Mesin & Performa: Digerakkan oleh dua mesin Saturn 117S (AL-41F1S) bertenaga 142 kilonewton (kN). Kecepatan maksimalnya mencapai 2.390 km/jam dengan jangkauan terbang normal 3.600 km (atau 4.500 km untuk jarak feri), pada ketinggian operasional maksimal 18 kilometer.
  • Kapasitas BBM: Mampu mengangkut bahan bakar internal hingga 11,5 ton, menjadikannya ideal untuk meredam jet interdiktor jarak jauh.
  • Sistem Elektronik: Diotaki oleh radarphased -array pasif berjangkauan luas, dipadukan dengan sistem pelacak berbasis gelombang inframerah (IRST).
  • Senjata: Disokong 12 titik gantungan ( pylon ) yang mampu membawa beban persenjataan hingga 8.000 kg. Runtutan amunisinya terdiri dari rudal udara-ke-udara (R-73E, R-77, R-27), rudal udara-ke-darat (Kh-29T, Kh-31P, Kh-59M), serta rudal anti-kapal Kh-35U. Sebagai senjata terakhir, tersimpan meriam internal GSh-301 berkaliber 30 mm berisi 150 peluru.

Dengan harga jual diperkirakan mencapai USD 43 juta (sekitar Rp 640,7 miliar) per unit, Su-35 memang fokus untuk mendominasi langit. Hingga saat ini, varian utama Su-35S yang sudah dioperasikan Rusia sejak 2014 masih menjadi tulang punggung kekuatan Angkatan Udara Moskow, termasuk dalam berbagai operasi tempur di medan pertempuran Ukraina.

Read More

Boeing 737 Kargo Hilang Usai Error Navigasi, Operasi Pencarian Masih Berlangsung

9 July 2026 - 11:04 WIB

Pesawat Boeing 737 kargo dilaporkan hilang setelah mengalami dugaan gangguan sistem navigasi.

Tiket VIP Konser The Weeknd Tetap Diburu Fans

18 May 2026 - 11:09 WIB

Suasana konser The Weeknd dengan area VIP premium di Jakarta International Stadium.

5 Fakta Kerusakan Pangkalan AS di Timur Tengah yang Jadi Sorotan Dunia

3 May 2026 - 10:43 WIB

pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah

Cara Pelaku Penembakan Masuk Acara Donald Trump Bikin Kaget

26 April 2026 - 18:19 WIB

pengamanan ketat acara Donald Trump

Perundingan Gagal, AS-Israel dan Iran Akan Perang Lagi?

12 April 2026 - 16:04 WIB

ilustrasi ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran
Trending on Internasional