Menu

Dark Mode
Prabowo Minta Koruptor Hentikan Praktik Korupsi Marc Marquez Belum Puas Meski Menang di Sachsenring Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia Harga iPhone Resmi Naik di Indonesia, Cek Daftar Terbarunya Camat di Boyolali Kirim Video Mesum ke Eks Karyawati Polisi & Jaksa Kejari Baubau Dilabrak Mertua Diduga Selingkuh

Transportasi

Boeing 737 Kargo Hilang Usai Error Navigasi, Operasi Pencarian Masih Berlangsung

badge-check


Boeing 737 kargo yang dilaporkan hilang usai mengalami gangguan navigasi saat penerbangan. Perbesar

Boeing 737 kargo yang dilaporkan hilang usai mengalami gangguan navigasi saat penerbangan.

JAKARTA,  Duniaheadline  – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) besar-besaran kini digelar di perairan Laut Arab. Pemicunya adalah hilangnya kontak secara mendadak dengan sebuah pesawat kargo Boeing 737 yang dioperasikan oleh maskapai K2 Airways asal Pakistan. Diduga kuat pesawat tersebut telah jatuh ke kedalaman laut setelah mengalami serangkaian anomali penerbangan yang fatal saat melintas di wilayah barat daya Karachi pada Selasa (7/7/2026) malam.

Detik-Detik Menegangkan: Gangguan Navigasi dan Manuver Tak Wajar

Tragedi ini berawal dari penerbangan rutin pengangkut barang dari Sharjah, Uni Emirat Arab, menuju Karachi. Namun, ancaman sudah terdeteksi sejak awal perjalanan. Berdasarkan pemantauan platform pelacakan Flightradar24, pesawat ini sudah mengalami gangguan pada Global Navigation Satellite System (GNSS) tak lama usai meninggalkan landasan Sharjah. Kegagalan sistem satelit ini secara langsung mempengaruhi akurasi pemantauan posisi pesawat di udara.

Memasuki wilayah Pakistan, tepatnya pukul 21.18 waktu setempat, pilot menghubungi pengontrol lalu lintas udara (ATC) setempat untuk melaporkan kegagalan fungsi pada sistem navigasi. Petugas ATC langsung berupaya memberikan panduan darurat secara manual, namun situasi dengan cepat berubah menjadi kritis. Hanya tiga menit berselang, tepatnya pukul 21.21, jejak pesawat di layar radar menunjukkan gerakan yang sangat mengkhawatirkan.

Rekam jejak data menunjukkan perilaku penerbangan yang tidak lazim. Pesawat sempat melakukan penurunan drastis sekitar 5.000 kaki dalam waktu kurang dari 60 detik, lalu tiba-tiba melonjak naik lagi sekitar 6.000 kaki dalam 30 detik. Setelah rentetan manuver tidak terkendali tersebut, badan pesawat tiba-tiba menukik tajam dari ketinggian jelajah 36.550 kaki.

Titik data terakhir yang berhasil ditangkap Flightradar24 memperlihatkan pesawat berada pada ketinggian sangat rendah, yakni 1.100 kaki dari permukaan laut, dengan kecepatan jatuh vertikal yang mengerikan mencapai minus 22.400 kaki per menit atau setara dengan sekitar 400 kilometer per jam. Data ini membuat Flightradar24 menyimpulkan adanya indikasi kuat terjadi kecelakaan fatal, sebelum blip pesawat akhirnya menghilang sepenuhnya dari radar.

Profil Pesawat Legam dan Upaya Pencarian Masif di Laut Arab

Fokus pencarian saat ini diarahkan pada titik sekitar 287 kilometer di sebelah barat daya Karachi, sebuah area laut terbuka yang luas. Otoritas penerbangan Pakistan telah menginstruksikan penggelaran operasi SAR terkoordinasi yang melibatkan berbagai instansi untuk menyisir perairan tersebut. Tantangan terbesar tentu saja adalah kondisi gelap malam dan luasnya area yang harus dicari di tengah ketidakpastian lokasi tepat jatuhnya pesawat.

Di balik insiden ini, sorotan tertuju pada profil pesawat yang terlibat. Catatan penerbangan menunjukkan bahwa Boeing 737 yang membawa lima awak kapal ini merupakan armada yang sudah sangat uzur. Dirakit pada tahun 1999 atau berusia 27 tahun, pesawat ini awalnya beroperasi melayani rute penerbangan penumpang komersial. Pada tahun 2012, pesawat tersebut mengalami perombakan besar-besaran dan diubah fungsinya menjadi pesawat angkut kargo.

Hingga saat ini, penyebab pasti mengapa pesawat kehilangan kendali dan menukik ke laut masih menjadi teka-teki. Apakah kegagalan sistem navigasi GNSS berdampak fatal pada sistem fly-by-wire pesawat tua tersebut, atau ada faktor lain seperti cuaca ekstrem atau muatan yang bergeser, masih menunggu investigasi lebih lanjut. Sementara itu, harapan untuk menemukan kelima anggota awak dalam keadaan hidup terus menipis seiring berjalannya waktu.

Read More

Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia

12 July 2026 - 14:37 WIB

Potret komedian Temon semasa aktif menghibur masyarakat Indonesia.

Su-35 Rusia untuk Iran, Ini Kemampuan dan Persenjataannya

6 July 2026 - 12:15 WIB

Pesawat tempur Sukhoi Su-35 Flanker-E milik Rusia yang dipersiapkan untuk memperkuat Angkatan Udara Iran.

OTT KPK Jaring Bupati Langkat Terkait Suap Proyek

5 July 2026 - 11:23 WIB

Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan terkait dugaan suap proyek di Kabupaten Langkat.

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Ratusan Warga Terdampak ISPA

2 July 2026 - 10:56 WIB

Asap tebal dari kebakaran TPA Jatiwaringin menyelimuti permukiman warga di Kabupaten Tangerang.

Daveigh Chase Meninggal, Video Terkait P Diddy Muncul Lagi

22 June 2026 - 16:17 WIB

Potret Daveigh Chase saat menghadiri sebuah acara hiburan di Amerika Serikat.
Trending on Entertainment