Menu

Dark Mode
Kaesang Pangarep Siap Maju Pileg 2029 dari Dapil Puan Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Ini Langkah Pemerintah Baru Menjabat 2025, Direktur RANS Pilih Mundur Dubes Dipanggil, AS-Malaysia Hadapi Krisis Diplomatik Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Berlaku 24 Juli 2026 Berhenti di Zebra Cross Bisa Membahayakan Pejalan Kaki

News

KAI Tambah Vending Machine KMT di Stasiun LRT Jabodebek

badge-check


					Seorang penumpang sedang mengisi ulang KMT (Foto: KAI) Perbesar

Seorang penumpang sedang mengisi ulang KMT (Foto: KAI)

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan fasilitas mesin tiket otomatis di sejumlah stasiun LRT Jabodebek. Penambahan mesin ini dilakukan pada Selasa (16/12/2025) guna memudahkan pengisian saldo Kartu Multi Trip (KMT).

Fasilitas baru tersebut menjadi alternatif bagi pelanggan yang ingin melakukan pengisian saldo kartu secara mandiri. Selain itu, keberadaan vending machine ini melengkapi layanan loket konvensional yang sebelumnya telah tersedia bagi para penumpang.

Mudahkan Pengisian Saldo KMT

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika Putra, menyebut inisiatif ini sebagai bentuk komitmen KAI dalam meningkatkan kualitas layanan. Menurutnya, pilihan layanan yang praktis dan fleksibel sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi.

“Kehadiran vending machine memberikan kemudahan tambahan bagi pengguna LRT Jabodebek dalam melakukan isi ulang atau top up saldo KMT. Kini, pengguna tidak hanya bergantung pada loket, tetapi juga dapat memanfaatkan mesin otomatis yang tersedia di stasiun,” ujarnya.

Radhitya menilai fasilitas ini juga memberikan efisiensi waktu, terutama pada jam sibuk. Dengan demikian, pengguna tidak perlu lagi mengantre panjang di loket manual hanya untuk mengisi saldo kartu.

Tarif dan Metode Pembayaran

Selain fasilitas KMT, KAI tetap menyediakan berbagai metode pembayaran nontunai lainnya, seperti kartu uang elektronik perbankan serta aplikasi digital Access by KAI dan LinkAja. Hal ini dilakukan agar penumpang memiliki lebih banyak pilihan dalam bertransaksi.

Adapun tarif maksimal LRT Jabodebek ditetapkan sebesar Rp20.000 pada jam sibuk hari kerja, yakni pukul 06.00–09.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB. Sementara itu, tarif maksimal Rp10.000 berlaku di luar jam sibuk pada hari kerja, serta sepanjang akhir pekan dan hari libur nasional.

Salah seorang penumpang di Stasiun Halim, Budi, mengaku merasakan kenyamanan selama menggunakan LRT Jabodebek. Ia menilai tarif yang diterapkan sebanding dengan layanan yang diberikan, termasuk pada jam sibuk.

“Bagi saya tidak masalah tarif yang diterapkan LRT Jabodebek. Saya menikmati perjalanan dengan transportasi ini dengan nyaman, termasuk di jam sibuk,” kata Budi.

Pengembangan fasilitas pembayaran ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kemudahan akses layanan transportasi publik. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis dan efisien untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Read More

Berhenti di Zebra Cross Bisa Membahayakan Pejalan Kaki

24 July 2026 - 12:18 WIB

Kendaraan berhenti di atas zebra cross dan menghalangi pejalan kaki.

Sudaryono Gantikan Nanik di BGN, Disorot Media Asing

22 July 2026 - 15:51 WIB

Nanik saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Boeing 737 Kargo Hilang Usai Error Navigasi, Operasi Pencarian Masih Berlangsung

9 July 2026 - 11:04 WIB

Pesawat Boeing 737 kargo dilaporkan hilang setelah mengalami dugaan gangguan sistem navigasi.

OTT KPK Jaring Bupati Langkat Terkait Suap Proyek

5 July 2026 - 11:23 WIB

Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan terkait dugaan suap proyek di Kabupaten Langkat.

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Ratusan Warga Terdampak ISPA

2 July 2026 - 10:56 WIB

Asap tebal dari kebakaran TPA Jatiwaringin menyelimuti permukiman warga di Kabupaten Tangerang.
Trending on Nasional