JAKARTA, Duniaheadline – Konflik perebutan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kian memanas setelah berbagai isu personal dibawa ke ranah publik. Menanggapi berbagai tudingan negatif yang menyudutkan kliennya, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, angkat bicara untuk membela karakter serta dedikasi Sarwendah selama 11 tahun membina rumah tangga.
Bukti Kesetiaan di Masa Terpuruknya Kesehatan Ruben
Pihak Sarwendah merasa perlu meluruskan citra kliennya yang belakangan ini digambarkan sebagai sosok yang tidak kooperatif. Sebagai bentuk pembelaan, Chris mengingatkan kembali momen sulit ketika sang suami mengalami penurunan kondisi kesehatan yang sangat serius beberapa waktu lalu.
“Wenda pernah ada pada saat pernikahannya menjaga merawat suaminya di saat suaminya mengalami kesehatan terendahnya,” ujar Chris saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Ia menceritakan betapa tegarnya Sarwendah mendampingi Ruben di rumah sakit selama masa kritis tersebut. Berkat perawatan dan dukungan penuh yang diberikan, kondisi kesehatan presenter berusia 42 tahun itu akhirnya berhasil kembali stabil hingga bisa bekerja seperti sedia kala.
“Wenda pernah menjaga itu sampai suaminya bisa kembali pulih beraktivitas. Saya tidak bicara apa penyakitnya, saya hanya menyampaikan Wenda sebagai istri tidak meninggalkan suaminya di saat suaminya mengalami kesehatan terendahnya,” terang Chris.
Menurutnya, rekam jejak pengabdian Sarwendah selama ini merupakan bukti nyata bahwa dirinya adalah seorang pendamping yang bertanggung jawab.
Miliki Bukti Tebal, Pihak Sarwendah Pilih Dinginkan Situasi
Di tengah panasnya isu perceraian ini, Chris justru mengajak semua pihak untuk menahan diri. Ia menegaskan bahwa tugas pengacara seharusnya ikut mendinginkan suhu, bukan memperkeruh dengan pernyataan di luar persidangan.
“Artinya dia adalah istri yang baik. Jadi kita mohon ke depan sama-sama mendinginkan, tugas pengacara juga mendinginkan. Kami tidak akan mau lagi menanggapi di luar dari hari ini,” tegas Chris.
Menutup pernyataannya, Chris memastikan bahwa pihaknya memiliki cukup banyak bukti untuk membela Sarwendah. Namun, mereka secara sadar memilih tidak mengekspose barang bukti tersebut ke media demi menjaga privasi dan psikologis anak-anak.
“Kami punya setebal ini bukti-bukti tapi, kami tidak sampaikan di media karena kami menjaga privacy. Kami tidak ingin, anak-anak ini terus menonton pertengkaran orang tuanya,” pungkasnya.













