Menu

Dark Mode
Ruben dan Sarwendah Berselisih soal Biaya Renovasi Rp11 Miliar Gerakan Rakyat Resmi Daftar ke Kemenkum sebagai Parpol Kaesang Pangarep Siap Maju Pileg 2029 dari Dapil Puan Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Ini Langkah Pemerintah Baru Menjabat 2025, Direktur RANS Pilih Mundur Dubes Dipanggil, AS-Malaysia Hadapi Krisis Diplomatik

Political

Seskab Jelaskan Iuran Board of Peace Tak Wajib, RI Belum Bayar

badge-check


					Seskab menegaskan Indonesia belum membayar iuran Board of Peace karena tidak bersifat wajib. Perbesar

Seskab menegaskan Indonesia belum membayar iuran Board of Peace karena tidak bersifat wajib.

JAKARTA. (DUNIAHEADLINE) –  (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan keikutsertaan Indonesia ke dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian tidak bersifat tetap. Indonesia, menurut dia, bisa menarik diri dari keanggotaan.
“Keanggotaan bersifat tidak bersifat tetap. Indonesia sewaktu-waktu dapat menarik diri dari keanggotaan,” kata Teddy dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Namun hal keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret demi mewujudkan gencatan senjata di Gaza. Indonesia turut berperan dan memiliki suara, bukan hanya sekadar menghadiri konferensi.

“Keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret untuk turut serta secara langsung dalam mengurangi peperangan di Palestina, dan bukan hanya sebatas ikut konferensi, rapat, diskusi, atau pertemuan resmi,” ujarnya.

Mengenai iuran USD 1 miliar, Teddy menjelaskan dana tersebut diperuntukkan rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib. Ia menegaskan Indonesia belum pada tahap membayar.

“Para negara anggota boleh membayar atau tidak. Jika membayar, maka akan menjadi anggota tetap. Namun, bila tidak membayar, maka keanggotaan akan berlangsung selama 3 tahun. Saat ini, Indonesia belum membayar,” ujarnya.

Teddy menekankan diplomasi yang dilakukan Prabowo selalu mengutamakan pencapaian yang konkret untuk bangsa Indonesia. Hal itu tecermin dari berbagai capaian strategis yang diraih Indonesia dalam satu tahun terakhir.

Sejumlah capaian tersebut antara lain bergabungnya Indonesia dengan BRICS yang beranggotakan negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar dunia.

“Indonesia bergabung dengan BRICS, yang beranggotakan, di antaranya Brasil, Rusia, Tiongkok, dan India yang merupakan kekuatan ekonomi dunia,” ujar Teddy.

Selain itu, keberhasilan penetapan tarif dagang nol persen di 27 negara Uni Eropa dan kesepakatan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Termasuk partisipasi Indonesia dalam perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi oleh Amerika Serikat.

“Indonesia turut mencatat sejarah dengan ikut menandatangani perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi AS. Pasca-penandatanganan perjanjian, jumlah konflik dan korban pun telah berkurang signifikan,” ujarnya

 

Read More

Gerakan Rakyat Resmi Daftar ke Kemenkum sebagai Parpol

26 July 2026 - 17:20 WIB

Pengurus Gerakan Rakyat menyerahkan dokumen pendaftaran ke Kementerian Hukum.

Kaesang Pangarep Siap Maju Pileg 2029 dari Dapil Puan

26 July 2026 - 12:05 WIB

Kaesang Pangarep menyampaikan pernyataan kepada media.

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Ini Langkah Pemerintah

26 July 2026 - 11:49 WIB

Masyarakat mengurus administrasi di kantor BPJS Kesehatan.

Hotman Paris Resmi Mundur dari Tim Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

23 July 2026 - 15:48 WIB

Hotman Paris memberikan pernyataan kepada awak media.

Sudaryono Gantikan Nanik di BGN, Disorot Media Asing

22 July 2026 - 15:51 WIB

Nanik saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
Trending on Nasional