Menu

Dark Mode
Aksi Mahasiswa Hari Ini, Polda Metro Kerahkan 4.151 Personel Gaji Guru Sekolah Rakyat Lebih Tinggi dari Guru Reguler? Simak Perbandingan dan Cara Daftar PPPK 2026 Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara Timnas U-19 Modal Dua Kemenangan, Siap Tantang Vietnam Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi? Kepergok Ciuman di Kampus, Mahasiswa PNJ Disanksi

Ekonomi

Menteri Ekraf: Industri Kreatif Terancam Imbas Konflik di Timur Tengah

badge-check


Menteri Ekraf mengingatkan potensi dampak konflik Timur Tengah terhadap stabilitas industri kreatif nasional. Perbesar

Menteri Ekraf mengingatkan potensi dampak konflik Timur Tengah terhadap stabilitas industri kreatif nasional.

 Jakarta  DUNIAHEADLINE  ) –  Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai memanasnya geopolitik global seperti yang terjadi di Timur Tengah dapat berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi nasional dan berdampak pada  industri kreatif Indonesia . Terutama apabila industri kreatif masih bergantung pada impor.

“Ya, tentu terdampak kalau kita mengandalkan industri kreatif ini dari impor,” kata Teuku Riefky saat ditemui usai acara Laporan Pencapaian Program Emak-Emak Matic di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Ketergantungan terhadap bahan baku maupun produk dari luar negeri membuat pelaku industri rentan ketika terjadi gangguan global. Pasalnya, konflik geopolitik dapat memicu ketidakstabilan perekonomian, terganggunya rantai pasok, serta tekanan terhadap daya beli masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi, Teuku Riefky menyebut pemerintah mendorong hilirisasi di sektor ekonomi kreatif. Tidak hanya pada sektor pertambangan, hilirisasi juga diarahkan ke subsektor seperti fashion, kuliner, dan kerajinan.

“Kita menyiapkan hilirisasi agar industri kreatif Indonesia juga semakin berkembang, dengan sistem pemasaran yang juga menjangkau wilayah Indonesia,” ujar Menteri Ekraf.

Melalui hilirisasi, produk-produk impor yang diharapkan dapat digantikan oleh produk lokal sehingga proses produksi hingga penyerapan pasar benar-benar terjadi di dalam negeri. Dengan demikian, industri kreatif dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan lebih tahan terhadap gejolak global.

Penguatan Digital dan Kolaborasi

Selain hilirisasi, sistem penjualan modern melalui platform digital dan penguatan literasi digital menjadi bagian penting dari strategi pemerintah. Kementerian menyadari tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Kerja sama dengan swasta, termasuk  Shopee , telah dilakukan dalam satu tahun terakhir untuk mendukung pelatihan dan memperluas akses pasar. Program seperti Emak-emak Matic dan Genmatic digulirkan untuk memperkuat kapasitas pelaku industri kreatif di berbagai daerah.

“Kementerian juga butuh berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pihak swasta. Dalam hal ini Shopee dan sudah melakukan komitmennya dalam satu tahun terakhir,” jelasnya.

Menteri juga mengingatkan bahwa UMKM terbukti menjadi tulang punggung perekonomian saat Indonesia menghadapi krisis dan pandemi Covid-19. Dalam situasi geopolitik yang memanas saat ini, pemerintah berharap UMKM dan industri kreatif kembali menjadi penopang perekonomian nasional.

“Memanasnya geopolitik termasuk peperangan yang ada di Timur Tengah, kita berharap UMKM dan industri kreatif Indonesia bisa menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia,” tutupnya.

Read More

Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara

5 June 2026 - 17:35 WIB

pelemahan rupiah terhadap dolar AS hingga menyentuh level Rp18.000.

Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

4 June 2026 - 11:46 WIB

rupiah melemah terhadap dolar AS hingga menembus Rp17.900 per dolar.

Polemik PHK PT Hillcon Berlanjut ke DPRD Sultra

29 May 2026 - 10:54 WIB

pekerja tambang terkait polemik PHK PT Hillcon di Sulawesi Tenggara.

Buyback Emas Antam Menguat 9,19% Hari Ini

25 May 2026 - 15:12 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam dan informasi harga buyback emas terbaru.

Aduan Konsumen PMSE, Kemendag Panggil Shopee

21 May 2026 - 11:44 WIB

aplikasi Shopee dan logo Kemendag terkait aduan konsumen PMSE.
Trending on Ekonomi