Menu

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Menteri Ekraf: Industri Kreatif Terancam Imbas Konflik di Timur Tengah

badge-check

Menteri Ekraf mengingatkan potensi dampak konflik Timur Tengah terhadap stabilitas industri kreatif nasional. Perbesar

Menteri Ekraf mengingatkan potensi dampak konflik Timur Tengah terhadap stabilitas industri kreatif nasional.

 Jakarta  DUNIAHEADLINE  ) –  Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai memanasnya geopolitik global seperti yang terjadi di Timur Tengah dapat berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi nasional dan berdampak pada  industri kreatif Indonesia . Terutama apabila industri kreatif masih bergantung pada impor.

“Ya, tentu terdampak kalau kita mengandalkan industri kreatif ini dari impor,” kata Teuku Riefky saat ditemui usai acara Laporan Pencapaian Program Emak-Emak Matic di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Ketergantungan terhadap bahan baku maupun produk dari luar negeri membuat pelaku industri rentan ketika terjadi gangguan global. Pasalnya, konflik geopolitik dapat memicu ketidakstabilan perekonomian, terganggunya rantai pasok, serta tekanan terhadap daya beli masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi, Teuku Riefky menyebut pemerintah mendorong hilirisasi di sektor ekonomi kreatif. Tidak hanya pada sektor pertambangan, hilirisasi juga diarahkan ke subsektor seperti fashion, kuliner, dan kerajinan.

“Kita menyiapkan hilirisasi agar industri kreatif Indonesia juga semakin berkembang, dengan sistem pemasaran yang juga menjangkau wilayah Indonesia,” ujar Menteri Ekraf.

Melalui hilirisasi, produk-produk impor yang diharapkan dapat digantikan oleh produk lokal sehingga proses produksi hingga penyerapan pasar benar-benar terjadi di dalam negeri. Dengan demikian, industri kreatif dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan lebih tahan terhadap gejolak global.

Penguatan Digital dan Kolaborasi

Selain hilirisasi, sistem penjualan modern melalui platform digital dan penguatan literasi digital menjadi bagian penting dari strategi pemerintah. Kementerian menyadari tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Kerja sama dengan swasta, termasuk  Shopee , telah dilakukan dalam satu tahun terakhir untuk mendukung pelatihan dan memperluas akses pasar. Program seperti Emak-emak Matic dan Genmatic digulirkan untuk memperkuat kapasitas pelaku industri kreatif di berbagai daerah.

“Kementerian juga butuh berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pihak swasta. Dalam hal ini Shopee dan sudah melakukan komitmennya dalam satu tahun terakhir,” jelasnya.

Menteri juga mengingatkan bahwa UMKM terbukti menjadi tulang punggung perekonomian saat Indonesia menghadapi krisis dan pandemi Covid-19. Dalam situasi geopolitik yang memanas saat ini, pemerintah berharap UMKM dan industri kreatif kembali menjadi penopang perekonomian nasional.

“Memanasnya geopolitik termasuk peperangan yang ada di Timur Tengah, kita berharap UMKM dan industri kreatif Indonesia bisa menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia,” tutupnya.

Read More

Bulog Pastikan Pasokan Beras Premium Tetap Aman

6 Aug 2026 - 15:31 WIB

Bulog Pastikan Pasokan Beras Premium Tetap Aman

Tarif Listrik Agustus 2026 Tidak Naik, Cek Daftar Harga Subsidi dan Nonsubsidi

2 Aug 2026 - 14:41 WIB

Tarif Listrik Agustus 2026 Tidak Naik, Cek Daftar Harga Subsidi dan Nonsubsidi

Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Terbaru BBM Pertamina per 1 Agustus

1 Aug 2026 - 12:36 WIB

Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Terbaru BBM Pertamina per 1 Agustus

OJK Cabut Izin Usaha 11 Bank Sepanjang Januari hingga Juli 2026

30 Jul 2026 - 11:14 WIB

OJK Cabut Izin Usaha 11 Bank Sepanjang Januari hingga Juli 2026

Harga BBM Nasional Mengunci Angka, Tidak Tersentuh Gejolak Pasar

28 Jul 2026 - 11:46 WIB

Harga BBM Nasional Mengunci Angka, Tidak Tersentuh Gejolak Pasar
Trending on Ekonomi