Menu

Dark Mode
Gaji Guru Sekolah Rakyat Lebih Tinggi dari Guru Reguler? Simak Perbandingan dan Cara Daftar PPPK 2026 Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara Timnas U-19 Modal Dua Kemenangan, Siap Tantang Vietnam Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi? Kepergok Ciuman di Kampus, Mahasiswa PNJ Disanksi Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Nanik S. Deyang Ditunjuk

News

Polisi Tetapkan Enam Tersangka Pengeroyokan di Kalibata

badge-check


Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti saat konferensi pers penetapan enam tersangka pengeroyokan di Kalibata. Perbesar

Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti saat konferensi pers penetapan enam tersangka pengeroyokan di Kalibata.

Jakarta (DUNIA HEADLINE) – Pihak kepolisian menetapkan enam tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang berinisial MET dan NAT meninggal dunia.

Enam Anggota Polri Ditetapkan sebagai Tersangka

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyidik telah menetapkan enam orang tersangka yang diduga terlibat dalam rangkaian tindak pidana tersebut.

“Penyidik telah menetapkan enam orang tersangka yang diduga terlibat dalam rangkaian tindak pidana tersebut,” kata Trunoyudo saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat.

Trunoyudo menjelaskan, keenam tersangka tercatat sebagai anggota Pelayanan Masyarakat (Yanma) Mabes Polri.

Enam anggota Polri tersebut merupakan personel satuan pelayanan markas Mabes Polri dengan inisial Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM.

Dijerat Pasal Pengeroyokan

Lebih lanjut, Trunoyudo menambahkan bahwa keenam tersangka dijerat Pasal 170 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan kematian.

“Polri menegaskan bahwa proses penyidikan ini masih berjalan. Kami berkomitmen untuk serius mengungkap kasus kriminal kepada siapa pun dan tidak memandang bulu,” tegas Trunoyudo.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa Polri akan menjalankan proses penegakan hukum secara transparan, profesional, dan proporsional, serta memastikan seluruh pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Korban Meninggal Dunia

Sementara itu, Polda Metro Jaya membenarkan informasi terkait dua orang yang meninggal dunia akibat pengeroyokan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) malam.

“Benar bahwa korban kedua meninggal dunia dalam semalam di RS Bhudi Asih,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Jumat.

Motif Masih Didalami

Meski demikian, Budi menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui latar belakang peristiwa tersebut, termasuk dugaan bahwa korban merupakan penagih utang atau mata elang (matel).

“Ini masih didalami karena saksi masih terbatas. Untuk sementara, informasi awalnya seperti itu,” ujar Budi.

Penyelidikan Masih Berjalan

Sementara itu, terkait penangkapan para pelaku pengeroyokan, Budi menambahkan bahwa proses penyelidikan masih dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan.

“Masih didalami oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. Oleh karena itu, kami mohon waktu,” tuturnya.

Read More

Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

4 June 2026 - 11:46 WIB

rupiah melemah terhadap dolar AS hingga menembus Rp17.900 per dolar.

Lion Air Jelaskan Video Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Kabel Ties

1 June 2026 - 10:40 WIB

Baling-baling pesawat yang diikat kabel ties dalam video viral yang mendapat penjelasan dari Lion Air.

Polemik PHK PT Hillcon Berlanjut ke DPRD Sultra

29 May 2026 - 10:54 WIB

pekerja tambang terkait polemik PHK PT Hillcon di Sulawesi Tenggara.

Kurs Rupiah Turun ke Rp17.630 Usai Pertemuan Xi-Trump

18 May 2026 - 11:39 WIB

uang rupiah dan dolar AS di tengah sentimen global akibat konflik Iran dan pertemuan Xi Jinping dengan Donald Trump.

Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.614

15 May 2026 - 11:49 WIB

nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS di layar perdagangan pasar keuangan.
Trending on Ekonomi