Menu

Dark Mode
KPK Tegaskan Kasus Bea Cukai Tetap Berjalan Meski Dedi Congor Jadi Tersangka Viral Dugaan Jessica Mila Masuk Pulau Padar Saat Penutupan, Warganet Pertanyakan Aturan Panduan Lengkap Grand Prix Sepeda Motor: Sejarah, Regulasi, hingga Teknologi Pesanan MBG Dibatalkan, Pedagang Buah di Metro Merugi Jorge Messi, Ayah Lionel Messi, Tutup Usia 68 Tahun Prabowo Ancam Turun Tangan Bila Masalah Daerah Tak Ditangani

Ekonomi

Bulog Pastikan Pasokan Beras Premium Tetap Aman

badge-check


Bulog memastikan distribusi dan stok beras premium tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Perbesar

Bulog memastikan distribusi dan stok beras premium tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

JAKARTA,  Duniaheadline – Perum Bulog melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ritel modern, termasuk di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, pada Rabu (5/8/2026). Aksi ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, sebagai langkah proaktif memastikan ketersediaan stok beras premium milik pemerintah di pasaran.

Harga Bersaing dan Ketersediaan Stok yang Terjaga

Rizal menjelaskan bahwa sidak serentak tidak hanya dilakukan di Jakarta, melainkan juga di kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Riau, hingga Bali. Hasil pantauan menunjukkan bahwa stok beras premium, termasuk produk Punakawan dan Beefood Sentra, masih tersedia dengan aman.

Keberadaan beras Bulog di gerai ritel modern ini menjadi alternatif penting bagi masyarakat karena dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif. Sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), beras premium Bulog dijual seharga Rp 74.500 per kemasan 5 kilogram.

“Jadi, harganya cukup jauh ini (dibanding merek lain). Dengan Anak Raja saja bedanya Rp 20.000 (dijual Rp 94.500). Apalagi dengan Topi Koki, bedanya hampir sekitar Rp 50.000 lebih (dijual Rp 126.900),” ucap Rizal saat meninjau lokasi.

Dampak Kasus Beras Fortifikasi dan Rencana Penyesuaian Cadangan

Kewaspadaan Bulog terhadap stabilitas pasokan ini bukan tanpa sebab. Rizal mengaku mengawasi dengan ketat perkembangan pengujian Satgas Pangan terhadap sejumlah produk beras fortifikasi. Meski penarikan produk tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Satgas Pangan, Bulog bergerak cepat agar tidak terjadi kepanikan dan kekosongan barang di rak retail.

“Kami khawatir dampak dari produk beras fortifikasi ini. Otomatis akan kami antisipasi jangan sampai kosong di pasaran. Kami cek, Alhamdulillah di ritel modern Radio Dalam ini ternyata masih ada beras Bulog,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bulog saat ini menggilas produksi sekitar 300 ton beras premium per hari secara nasional, dengan alokasi khusus untuk DKI Jakarta mencapai 21 ton per hari.

Ke depan, Rizal menyebut Bulog berencana melakukan strategi baru, yaitu mendorong pengalihan sebagian Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) menjadi beras premium. Langkah ini diambil purely demi melindungi daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Kasihan kepada masyarakat kalau harganya sampai Rp 126.000 per 5 kilo, itu kan terlalu berat untuk masyarakat,” imbuh Rizal.

Read More

Tarif Listrik Agustus 2026 Tidak Naik, Cek Daftar Harga Subsidi dan Nonsubsidi

2 August 2026 - 14:41 WIB

Petugas mencatat meter listrik PLN di rumah pelanggan.

Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Terbaru BBM Pertamina per 1 Agustus

1 August 2026 - 12:36 WIB

SPBU Pertamina dengan papan informasi harga BBM.

OJK Cabut Izin Usaha 11 Bank Sepanjang Januari hingga Juli 2026

30 July 2026 - 11:14 WIB

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Harga BBM Nasional Mengunci Angka, Tidak Tersentuh Gejolak Pasar

28 July 2026 - 11:46 WIB

Petugas mengisi bahan bakar kendaraan di SPBU.

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Ini Langkah Pemerintah

26 July 2026 - 11:49 WIB

Masyarakat mengurus administrasi di kantor BPJS Kesehatan.
Trending on Ekonomi