Menu

Dark Mode
Resmi! Gaji Pensiunan PNS 2026 Naik, Ini Rincian Lengkapnya Perundingan Gagal, AS-Israel dan Iran Akan Perang Lagi? Lindi Fitriyana pamer hamil besar usai sebulan nikah, Virgoun justru beri reaksi tak terduga Terungkap! OTT KPK Jaring Bupati Gatut Sunu dan Sejumlah Pihak Fakta Mengejutkan! Pemain Naturalisasi Terbentur Aturan Liga Eropa Panas! Wapres AS Tuduh Tuntutan Iran Ditulis ChatGPT

Pendidikan

Sertifikasi Profesi Jadi Murah dan Inklusif, Begini Dampaknya bagi Kesiapan Kerja Lulusan Vokasi

badge-check


Program sertifikasi profesi yang lebih murah dan inklusif membuka peluang lulusan vokasi siap bersaing di dunia kerja. Perbesar

Program sertifikasi profesi yang lebih murah dan inklusif membuka peluang lulusan vokasi siap bersaing di dunia kerja.

DUNIAHEADLINE  – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong perombakan total pada sistem sertifikasi profesi di Indonesia guna meningkatkan kualitas lulusan vokasi dan daya serap industri. Kebijakan ini diarahkan agar proses uji kompetensi menjadi lebih murah dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

Langkah ini diambil untuk memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan dunia kerja atau  link and match . Menurut Yassierli, sertifikasi tidak boleh lagi dipandang sebagai beban biaya bagi pencari kerja, melainkan sebagai pengakuan kompetensi yang inklusif dan progresif.

Reformasi Sertifikasi: Murah dan Mudah Diakses

Yassierli menekankan bahwa biaya tinggi seringkali menjadi penghambat utama bagi tenaga kerja dalam mendapatkan pengakuan formal atas keahlian mereka. Ia meminta Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk meninjau ulang struktur biaya tanpa mengurangi integritas pengujian.

Pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kewenangan dalam pengajuan sertifikasi agar lebih fleksibel bagi institusi pendidikan vokasi dan perusahaan. Fokus utama diberikan pada strategi sektor-sektor yang memerlukan tenaga kerja dalam jumlah besar dan memiliki standar operasional yang ketat.

“Sertifikasi profesi itu harus murah dan mudah diakses oleh siapa pun, termasuk para penyandang disabilitas. Kita ingin memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk diakui keahliannya,” ujar Yassierli dikutip dari website resmi kemnaker.go.id.

Tantangan Kualitas dan Kepercayaan Industri

Meskipun efisiensi biaya menjadi prioritas, tantangan utama terletak pada menjaga kredibilitas sertifikat tersebut di mata pemberi kerja. Penurunan biaya sertifikasi harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap kualitas penguji dan validitas materi ujian agar nilai kompetensi tidak terdegradasi.

Beberapa praktisi pendidikan vokasi menyarankan agar model sertifikasi mandiri di institusi pendidikan diperkuat melalui kemitraan langsung dengan sektor swasta. Langkah ini dipandang sebagai solusi untuk menekan biaya logistik pengujian sekaligus menjamin relevansi keterampilan tenaga kerja.

Perluasan Akses bagi Penyayang Disabilitas

Menaker Yassierli memberikan perhatian khusus pada aspek inklusivitas dengan memastikan fasilitas uji kompetensi ramah bagi penyandang disabilitas. Hal ini mencakup ketersediaan alat bantu, materi ujian yang adaptif, serta instruktur yang memiliki pemahaman tentang kebutuhan khusus.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas lapangan kerja inklusif di berbagai sektor industri. Dengan adanya sertifikasi yang sah, tenaga kerja penyandang disabilitas diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam proses rekrutmen di perusahaan swasta maupun instansi pemerintah.

Pernyataan dan Arahan mengenai perombakan standar sertifikasi profesi tersebut disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melalui rilis resmi di laman Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan.

Read More

Harga Pertamax Dijadwalkan Naik per 1 April 2026, Ini Penyebabnya

31 March 2026 - 10:55 WIB

Pengendara mengisi BBM Pertamax di SPBU

Bareskrim Polri Temukan Peredaran Daging Domba Kedaluwarsa di Tangerang

17 March 2026 - 11:27 WIB

Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran daging domba impor kedaluwarsa di Tangerang

Presiden Sebut MBG Bantu Ekonomi Rakyat dan UMKM

17 March 2026 - 11:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyebut program MBG memperkuat ekonomi rakyat Indonesia

Transformasi Pendidikan dengan AI, Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Kesiapan Anak

15 March 2026 - 13:01 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid menyoroti kesiapan anak dalam transformasi pendidikan berbasis AI

Polisi Cek Lokasi Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS di Salemba

14 March 2026 - 11:27 WIB

Polisi melakukan pengecekan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS di kawasan Salemba Jakarta
Trending on Hukum