Menu

Dark Mode
Aksi Mahasiswa Hari Ini, Polda Metro Kerahkan 4.151 Personel Gaji Guru Sekolah Rakyat Lebih Tinggi dari Guru Reguler? Simak Perbandingan dan Cara Daftar PPPK 2026 Rupiah Sentuh Rp18.000, Maia Estianty dan Nana Mirdad Buka Suara Timnas U-19 Modal Dua Kemenangan, Siap Tantang Vietnam Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi? Kepergok Ciuman di Kampus, Mahasiswa PNJ Disanksi

Kesehatan

Virus Nipah: Pemerintah Siapkan Sistem Deteksi Dini, Masyarakat Diminta Waspada

badge-check


Petugas kesehatan melakukan skrining deteksi dini virus Nipah di fasilitas medis Indonesia Perbesar

Petugas kesehatan melakukan skrining deteksi dini virus Nipah di fasilitas medis Indonesia

 (DUNIAHEADLINEPemerintah Indonesia belum berencana menutup perbatasan bagi warga negara asing meski mewaspadai potensi masuknya virus Nipah (NiV) ke Indonesia. Keputusan ini diambil berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mencatat jumlah kasus virus Nipah secara global masih sangat terbatas.

Pemerintah Ikuti Rekomendasi WHO

“Belum ada penutupan perbatasan karena rekomendasi WHO menyebutkan jumlah yang terkena masih sangat sedikit,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat kunjungan ke Rumah Sakit Kardiologi Emirat–Indonesia (RS KEI) Solo, Jawa Tengah, Kamis, 29 Januari 2026.

Meski demikian, Menkes Budi menyatakan bahwa pemerintah meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan sistem skrining kesehatan yang lebih ketat untuk mendeteksi virus Nipah. Langkah ini diambil mengingat virus Nipah dikenal memiliki tingkat kematian yang tinggi dan belum memiliki vaksin maupun obat khusus. Hingga saat ini, virus tersebut belum terdeteksi di Indonesia.

Menurut Menkes Budi, deteksi virus Nipah akan dilakukan melalui pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), serupa dengan pemeriksaan Covid-19. Kementerian Kesehatan telah menyiapkan reagen-reagen yang diperlukan untuk mendukung deteksi dini tersebut.

“Kalau ada orang yang dicurigai batuk tidak sembuh-sembuh, itu akan kita skrining. Bisa influenza, Covid-19, atau kemungkinan virus Nipah,” ujar dia.

Skrining Diperketat dan Imbauan Konsumsi Buah

Baca Juga [PENIPUAN] Tautan “Bansos dari CEO Telegram”
Menkes Budi mengatakan reagen deteksi virus Nipah disimpan di Kementerian Kesehatan dan akan didistribusikan ke laboratorium milik Kemenkes di berbagai daerah jika ditemukan kasus yang dicurigai. Langkah ini, menurut dia, merupakan bagian dari penguatan sistem surveilans penyakit menular di Indonesia.

Selain pengawasan medis, Menkes Budi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi buah-buahan. Ia mengingatkan agar tidak memakan buah yang sudah terbuka karena berpotensi terkontaminasi air liur kelelawar, yang diketahui dapat menjadi media penularan virus Nipah.

“Kalau makan buah, sebaiknya dikupas sendiri supaya bisa dilihat kondisinya. Atau pilih makanan yang dimasak,” kata Menkes Budi.

Ia berharap virus Nipah tidak masuk ke Indonesia, meski mengakui penyakit tersebut memiliki tingkat fatalitas yang tinggi. “Kalau orang terkena, kemungkinan meninggalnya memang besar,” ucapnya.

Dengan langkah-langkah antisipasi yang telah disiapkan, pemerintah berharap dapat mencegah masuknya virus Nipah ke Indonesia dan melindungi masyarakat dari potensi ancaman penyakit tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran penyakit menular.

Read More

Aksi Mahasiswa Hari Ini, Polda Metro Kerahkan 4.151 Personel

12 June 2026 - 11:17 WIB

Personel Polda Metro Jaya bersiaga mengawal aksi mahasiswa di Jakarta.

Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

4 June 2026 - 11:46 WIB

rupiah melemah terhadap dolar AS hingga menembus Rp17.900 per dolar.

Kepergok Ciuman di Kampus, Mahasiswa PNJ Disanksi

3 June 2026 - 11:58 WIB

Kasus mahasiswa yang kepergok berciuman di kampus PNJ berujung pada pemberian sanksi dan menjadi perhatian publik.

Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Nanik S. Deyang Ditunjuk

3 June 2026 - 11:35 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional.

Fabiola Elizabeth Agnes Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan Daring

2 June 2026 - 14:48 WIB

Fabiola Elizabeth Agnes saat menjalani proses hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan daring.
Trending on Nasional