Menu

Dark Mode
Resmi! Gaji Pensiunan PNS 2026 Naik, Ini Rincian Lengkapnya Perundingan Gagal, AS-Israel dan Iran Akan Perang Lagi? Lindi Fitriyana pamer hamil besar usai sebulan nikah, Virgoun justru beri reaksi tak terduga Terungkap! OTT KPK Jaring Bupati Gatut Sunu dan Sejumlah Pihak Fakta Mengejutkan! Pemain Naturalisasi Terbentur Aturan Liga Eropa Panas! Wapres AS Tuduh Tuntutan Iran Ditulis ChatGPT

Kesehatan

Virus Nipah: Pemerintah Siapkan Sistem Deteksi Dini, Masyarakat Diminta Waspada

badge-check


Petugas kesehatan melakukan skrining deteksi dini virus Nipah di fasilitas medis Indonesia Perbesar

Petugas kesehatan melakukan skrining deteksi dini virus Nipah di fasilitas medis Indonesia

 (DUNIAHEADLINEPemerintah Indonesia belum berencana menutup perbatasan bagi warga negara asing meski mewaspadai potensi masuknya virus Nipah (NiV) ke Indonesia. Keputusan ini diambil berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mencatat jumlah kasus virus Nipah secara global masih sangat terbatas.

Pemerintah Ikuti Rekomendasi WHO

“Belum ada penutupan perbatasan karena rekomendasi WHO menyebutkan jumlah yang terkena masih sangat sedikit,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat kunjungan ke Rumah Sakit Kardiologi Emirat–Indonesia (RS KEI) Solo, Jawa Tengah, Kamis, 29 Januari 2026.

Meski demikian, Menkes Budi menyatakan bahwa pemerintah meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan sistem skrining kesehatan yang lebih ketat untuk mendeteksi virus Nipah. Langkah ini diambil mengingat virus Nipah dikenal memiliki tingkat kematian yang tinggi dan belum memiliki vaksin maupun obat khusus. Hingga saat ini, virus tersebut belum terdeteksi di Indonesia.

Menurut Menkes Budi, deteksi virus Nipah akan dilakukan melalui pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), serupa dengan pemeriksaan Covid-19. Kementerian Kesehatan telah menyiapkan reagen-reagen yang diperlukan untuk mendukung deteksi dini tersebut.

“Kalau ada orang yang dicurigai batuk tidak sembuh-sembuh, itu akan kita skrining. Bisa influenza, Covid-19, atau kemungkinan virus Nipah,” ujar dia.

Skrining Diperketat dan Imbauan Konsumsi Buah

Baca Juga [PENIPUAN] Tautan “Bansos dari CEO Telegram”
Menkes Budi mengatakan reagen deteksi virus Nipah disimpan di Kementerian Kesehatan dan akan didistribusikan ke laboratorium milik Kemenkes di berbagai daerah jika ditemukan kasus yang dicurigai. Langkah ini, menurut dia, merupakan bagian dari penguatan sistem surveilans penyakit menular di Indonesia.

Selain pengawasan medis, Menkes Budi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi buah-buahan. Ia mengingatkan agar tidak memakan buah yang sudah terbuka karena berpotensi terkontaminasi air liur kelelawar, yang diketahui dapat menjadi media penularan virus Nipah.

“Kalau makan buah, sebaiknya dikupas sendiri supaya bisa dilihat kondisinya. Atau pilih makanan yang dimasak,” kata Menkes Budi.

Ia berharap virus Nipah tidak masuk ke Indonesia, meski mengakui penyakit tersebut memiliki tingkat fatalitas yang tinggi. “Kalau orang terkena, kemungkinan meninggalnya memang besar,” ucapnya.

Dengan langkah-langkah antisipasi yang telah disiapkan, pemerintah berharap dapat mencegah masuknya virus Nipah ke Indonesia dan melindungi masyarakat dari potensi ancaman penyakit tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran penyakit menular.

Read More

Harga Pertamax Dijadwalkan Naik per 1 April 2026, Ini Penyebabnya

31 March 2026 - 10:55 WIB

Pengendara mengisi BBM Pertamax di SPBU

Bareskrim Polri Temukan Peredaran Daging Domba Kedaluwarsa di Tangerang

17 March 2026 - 11:27 WIB

Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran daging domba impor kedaluwarsa di Tangerang

Presiden Sebut MBG Bantu Ekonomi Rakyat dan UMKM

17 March 2026 - 11:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyebut program MBG memperkuat ekonomi rakyat Indonesia

Transformasi Pendidikan dengan AI, Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Kesiapan Anak

15 March 2026 - 13:01 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid menyoroti kesiapan anak dalam transformasi pendidikan berbasis AI

Polisi Cek Lokasi Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS di Salemba

14 March 2026 - 11:27 WIB

Polisi melakukan pengecekan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS di kawasan Salemba Jakarta
Trending on Hukum