Menu

Dark Mode
OTT KPK di Pemalang, Bupati dan 20 Orang Ditangkap Buket Bunga Diska Dibuang, Sarah Gibson Pilih Move On Populasi Motor Bensin 130 Juta Unit, Peluang Motor Listrik Indonesia Dinilai Masih terbuka Harga BBM Nasional Mengunci Angka, Tidak Tersentuh Gejolak Pasar Ruben dan Sarwendah Berselisih soal Biaya Renovasi Rp11 Miliar Gerakan Rakyat Resmi Daftar ke Kemenkum sebagai Parpol

Nasional

Ketua DPR Ajak Perempuan Jaga Lingkungan Indonesia

badge-check


					Momentum Hari Ibu, Puan Ajak Perempuan Berperan Aktif Jaga dan Lestarikan Lingkungan Perbesar

Momentum Hari Ibu, Puan Ajak Perempuan Berperan Aktif Jaga dan Lestarikan Lingkungan

Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk ikut berperan menjaga dan melestarikan lingkungan, saat berbicara soal peran perempuan dalam isu keinginan di momen Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.

“Hari Ibu di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu yang memiliki ciri khas yang unik yang tidak boleh kita lupakan sejarahnya,” ujar Ketua DPR, Senin (22/12/2025).

Peran Perempuan dalam Menjaga Keberlanjutan Lingkungan

Menurut Ketua DPR, perempuan memiliki peran penting dalam melindungi bumi dan masa depan generasi mendatang. Peran besar perempuan dalam isu-isu tersebut, kata dia, tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan lahir dari pengalaman hidup, tanggung jawab sosial, serta kedekatan perempuan dengan sumber-sumber kehidupan.

Oleh karena itu, selanjutnya, perempuan secara kodrati menjadi tempat lahirnya kehidupan manusia. Mayoritas perempuan juga berada di garis depan dalam membesarkan dan merawat anak-anak di dalam sebuah keluarga.

“Mayoritas perempuan berada di garis depan dalam membesarkan dan merawat anak-anak di dalam sebuah keluarga,” ujar Ketua DPR.

Hari Ibu sebagai Momentum Kebangkitan Perempuan Indonesia

Puan juga menyinggung makna Hari Ibu di Indonesia yang dihapus dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 22–25 Desember 1928.

“Artinya Hari Ibu yang kita peringati di Indonesia merupakan perayaan kebangkitan pergerakan perempuan Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPR, semangat tersebut diwarisi perempuan-perempuan Indonesia hingga kini dan diperingati setiap 22 Desember sebagai Hari Ibu. Warisan itu, lanjutnya, menegaskan bahwa perempuan bukan sekedar penonton, melainkan pelaku aktif dalam berbagai bidang kehidupan.

“Bahwa pelibatan perempuan dalam proses pembangunan bukan sekedar kebijakan afirmatif, namun merupakan kesadaran atas penghargaan atas harkat dan martabat manusia,” ujar Ketua DPR.

Sejalan dengan tema Hari Ibu 2025, ‘Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045’ , Puan menilai keterlibatan perempuan dalam pembangunan saat ini menjadi semakin penting, terutama karena Indonesia tengah menghadapi tantangan kemiskinan lingkungan.

“Mengingat kita saat ini bersama-sama menghadapi masalah keberlanjutan (keberlanjutan),” kata Ketua DPR.

Dengan semangat Hari Ibu, Ketua DPR mengajak perempuan Indonesia memastikan bumi tetap menjadi tempat hidup yang layak bagi generasi mendatang.

“Ketika perempuan ikut dilibatkan, alam ikut dilestarikan. Ketika perempuan ikut memutuskan, masa depan ikut diselamatkan,” tutupnya.

Read More

OTT KPK di Pemalang, Bupati dan 20 Orang Ditangkap

29 July 2026 - 16:37 WIB

Petugas KPK saat melakukan operasi tangkap tangan di Pemalang.

Ruben dan Sarwendah Berselisih soal Biaya Renovasi Rp11 Miliar

27 July 2026 - 10:49 WIB

Ruben Onsu dan Sarwendah dalam sebuah kesempatan bersama.

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Ini Langkah Pemerintah

26 July 2026 - 11:49 WIB

Masyarakat mengurus administrasi di kantor BPJS Kesehatan.

Hotman Paris Resmi Mundur dari Tim Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

23 July 2026 - 15:48 WIB

Hotman Paris memberikan pernyataan kepada awak media.

Sudaryono Gantikan Nanik di BGN, Disorot Media Asing

22 July 2026 - 15:51 WIB

Nanik saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
Trending on Nasional