Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sport

Romario Simpati Ronaldo, tapi Kritik Sikapnya ke Pelatih Jorge Jesus

badge-check

Romário menyampaikan pandangannya mengenai perselisihan Cristiano Ronaldo dengan Jorge Jesus dalam wawancara podcast. Perbesar

Romário menyampaikan pandangannya mengenai perselisihan Cristiano Ronaldo dengan Jorge Jesus dalam wawancara podcast.

JAKARTA, Duniaheadline – Ketegangan antara Cristiano Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus belakangan ini menjadi buah bibir. Insiden ini mencuat usai sang superstar memutus pulang kamp pelatihan Timnas Portugal di tengah jalan kompetisi UEFA Nations League. Merespons hal tersebut, legenda sepak bola Brasil, Romario, mengungkapkan pandangannya. Ia mengaku bisa menangkap alasan di balik keputusan Ronaldo, namun tak segan-segan menyorot cara sang pemain merespons situasi, seperti dilansir Detik Sport.

Ronaldo Merasa Diperdaya Jorge Jesus

Dalam empat slot pertandingan yang tersedia, Ronaldo hanya digeserkan tampil satu kali. Usai meninggalkan barisan tim, bintang Portugal itu langsung melempar klarifikasi soal rasa kecewanya terhadap pilihan taktis sang arsitek.

Ronaldo membuka suara bahwa ia merasa diperdaya oleh Jorge Jesus. Ia mengisahkan bahwa dirinya sebelumnya sudah disuruh melakukan pemanasan, tetapi pada ujungnya justru tak mendapat jatah bermain sama sekali. Kejadian ini otomatis mengguncang hubungan kerja keduanya dan menimbulkan tanda tanya besar soal efek domino dari aksi bolos Ronaldo tersebut.

Belaan Romario: Paham Jika Pemain Merasa Dibuang

Romario yang kiprahnya di lapangan hijau tak asing lagi, turut dimintai pandangan soal gentayangan sang kapten. Bagi mantan penyerang Brasil itu, rasa tak diapresiasi memang bisa jadi pemantik sah bagi seorang pemain untuk hengkang. Ia menilai frustrasi Ronaldo sangat logis apabila eksistensinya di skuad tak lagi dianggap penting.

Mengutip pernyataan Romario dari Tribuna, pria yang juara Piala Dunia 1994 itu mengaku akan mengambil jalan yang sama persis bila berada di posisi CR7.

“Dalam situasi itu, Ronaldo merasa sebagai sosok yang tidak dihargai, yang dianggap tidak berarti sama sekali, lalu dia pergi. Saya pun akan melakukan hal yang sama,” ujar Romario.

Pernyataan ini bikin jelas bahwa Romario tak serta-merta menyalahkan langkah Ronaldo hengkang dari timnas. Emosi kecewa karena kepercayaan dikhianati adalah hal yang lumrah dimengerti.

Kritik Pedas: Harusnya Marah Dulu ke Pelatih

Namun, di balik simpati itu, Romario tak menutup mata pada celah di cara Ronaldo bersikap. Menurutnya, ada satu langkah yang terlewatkan oleh pemain berjuluk The Predator itu saat berhadapan dengan Jorge Jesus.

Romario berpendapat bahwa Ronaldo semestinya menumpahkan amarahnya secara frontal kepada sang pelatih terlebih dahulu, sebelum akhirnya memilih kabur. Konfrontasi langsung kepada pihak yang dianggap melukai hati dinilainya sebagai respons yang lebih jantan dalam situasi sejenis.

“Tapi Ronaldo bikin satu ‘kesalahan’,” kata Romario.

Ia lantas membuka pesan soal apa yang seyogianya dilakukan Ronaldo ketika merasa diperlakukan tidak adil oleh pelatihnya.

“Seharusnya dia maki-maki dulu Jorge Jesus dulu barulah pergi,” tegasnya.

Ekspektasi Romario ini tidak lantas menghapus empatinya pada Ronaldo. Hanya saja, ia merekomendasikan agar pemain asal Portugal itu menggunakan metode berbeda dalam meluapkan kekecewaannya sebelum mengambil keputusan angkat kaki.

Bayang-Bayang Sanksi Mengintai Ronaldo

Di luar perdebatan soal sikap, kepergian Ronaldo dari markas tim nasional berpotensi membawa petaka bagi masa depan kariernya di kancah internasional. Aksi bolos tersebut kini membuatnya dihantui ancaman skorsing larangan tampil selama setengah tahun bersama Timnas Portugal.

Menanggapi hal itu, Jorge Jesus memilih mencuci tangan dan menyerahkan penentuan nasib ke federasi sepak bola Portugal. Artinya, nasib hukuman bagi Ronaldo sepenuhnya bergantung pada kebijakan federasi, sementara skenario sanksi enam bulan masih terus membayangi insiden ini.

Read More

Gelaran MotoGP Mandalika 2026 Jadi Lahan Rezeki dan Pengalaman Kerja Warga Lombok

10 Oct 2026 - 08:08 WIB

Gelaran MotoGP Mandalika 2026 Jadi Lahan Rezeki dan Pengalaman Kerja Warga Lombok

Thailand Buru Gelar King’s Cup usai Duo Kekalahan di ASEAN Cup dan AFF Cup

8 Oct 2026 - 01:51 WIB

Thailand Buru Gelar King’s Cup usai Duo Kekalahan di ASEAN Cup dan AFF Cup

Elkan Baggott Bangga Jadi Indonesia usai Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup

6 Oct 2026 - 06:51 WIB

Elkan Baggott Bangga Jadi Indonesia usai Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup

Raphinha Cetak Hat-trick, Bekuk Racing Santander 7-2 untuk Jaga Rekor Sempurna Barca

17 Sep 2026 - 08:10 WIB

Raphinha Cetak Hat-trick, Bekuk Racing Santander 7-2 untuk Jaga Rekor Sempurna Barca

Real Madrid Kalahkan Inter Milan 2-1 di Liga Champions

9 Sep 2026 - 10:28 WIB

Real Madrid Kalahkan Inter Milan 2-1 di Liga Champions
Trending on Sport