JAKARTA, Duniaheadline – Kasus penemuan mayat dalam karung beras di lahan kosong Pancoran Mas, Kota Depok, akhirnya terungkap. Jasad pria yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh tersebut berhasil diidentifikasi sebagai Kunaefi (51). Sementara itu, pelaku yang tega melakukan kekejaman tersebut berhasil diamankan polisi.
Dari Niat Membakar Sampah Hingga Terkuaknya Identitas
Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan bahwa korban merupakan warga Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.
Terungkapnya identitas ini berawal dari kejadian pada Selasa (4/8/2026). Seorang warga melihat karung yang sudah tergeletak di Jalan Kavling Raya selama dua minggu. Bermaksud membersihkan sampah, saksi kemudian mencoba membakar karung tersebut.
Namun, detik-detik karung terbakar dan sebagian plastik pembungkusnya meleleh, saksi dikagetkan dengan pemandangan bagian tubuh manusia di dalamnya. Warga langsung melaporkan temuan mengerikan itu ke polisi. Mayat yang terbungkus dua lapis tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.
Modus Kejam Pelaku yang Berakhir di Pandeglang
Pengungkapan kasus ini berjalan cepat. Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku bernama Saepul (26) di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) subuh, tepat saat ia sedang berusaha melarikan diri.
Budi menjelaskan bahwa aksi nekat Saepul bermula dari perkenalan di media sosial. Korban dan pelaku kemudian bertemu langsung pada 23 Juli 2026. Pertemuan itu memicu cekcok hebat yang membuat Saepul emosi dan mengambil senjata tajam. Ia menusuk perut dan melukai leher Kunaefi.
Untuk menghilangkan jejak, Saepul secara sadis memutilasi kedua kaki korban dari pangkal paha. Jasad yang sudah tak utuh itu kemudian dibungkus dan dibuang ke lahan kosong. Usai melakukan aksinya, pelaku tidak hanya melarikan diri, tetapi juga membawa kabur sepeda motor milik korban untuk dijual.















